Ketua APJII Belajar Banyak Di Acara Selular Business Forum

Ketua APJII Arif Angga di Selular Business Forum.
Ketua APJII Arif Angga di Selular Business Forum.

Selular.ID – Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) banyak belajar dari acara Selular business forum 2022.

Muhammad Arif Angga atau sapaanya Angga merupakan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) periode 2021-2024. APJII merupakan organisasi nirlaba yang didirikan tanggal 15 mei 1996.

Organisasi ini dibuat guna menyediakan forum bagi pelaku bisnis/instansi yang berhubungan dengan internet seperti penyedia layanan internet dan penggunaan nomor IP publik .

APJII memiliki fungsi strategi dalam menaungi industri internet di Indonesia dan mempunyai fokus terhadap penetrasi internet.

Baca juga: Perang Tarif Internet: Jadi Siapa Pemenangnya ?

Saat ditemui di acara Selular Business Forum yang membahas tentang perang tarif internet pada layanan broadband (Fixed Broadband) yang memiliki potensi oelanggan di bisnis ini masih terbuka lebar maka, adanya persaingan diantara provider semakin ketat.

Pasalnya, rata-rata tarif internet di Indonesia yakni Rp6.028 per gigabyte (GB). Tarif itu menempatkan Indonesia di urutan ke 12 termurah di dunia. Menurut APJII terdapat ratusan penyelenggara di bisnis ini yang bisa memiliki potensi munculnya perang tarif.

Dengan diadakan acara Selular Businnes Forum mengatakan bahwa “outlook seperti ini perlu juga ya, karna kita bisa tau keadaan sekarang, kadang-kadang kalo gak ada event ini kita gak, kadang-kadang kurang compail data-datanya kadang-kadang”

Baca juga: Apakah Perang Tarif Internet di Indonesia Menular ke Fixed Broadband?

“ini juga dapat pengetahuan baru juga dari event ini kaya tadi data dari indihome bahwa turun sampe Rp180.000 berartikan memang judul dari pertemuan ini nyata, ya kalo saya gak ketemu saya gak tau juga bisa dibilang kata-kata dari market indihome ini “

“diperlukan juga kedepan biar kita bisa lebih ngebaca peta pergerakan market dan para temen-temen yang lain, dan ini juga bisa tau sebenernya apasih yang mereka hadapi dan bagaimana tantangan-tantangan untuk kondisi industri internet kedepan” ujar Angga.