Pedagang: Penjualan Laptop Sepi, Malah Lebih Banyak Service

laptop

Selular.ID – Pandemi telah pulih, berdampak pada penjualan laptop yang. Karena dinilai aktivitas tatap muka sudah mulai dinormalisasikan.

Hal tersebut terlihat dari pantauan Tim Selular.ID di Pusat Grosir Cililitan (PGC), yang menemukan bahwa penjualan laptop dan PC sedang sepi.

Seperti yang diungkap oleh pedagang Feri, Dunia Komputer 2 PGC, menyampaikan bahwa saat ini laptop yang terjual selama sebulan di harga 5 jutaan, dan hanya dari langganan bukan dari konsumen baru.

“laptop yang kejual cuma yang ini lima jutaan yang udah intel, kalo yang sampe sepuluh jutaan kayak yang VGA terpisah ini belom ada yang angkut” ungkap feri.

Baca Juga: Laptop Pertama Acer Berlayar OLED Mulai Dijual di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

Ia juga menilai bahwa faktor lemahnya penjualan laptop karena aktivitas kerja sampai sekolah sudah melakukan tatap muka.

“kayaknya sih karna udah ga ada yang kerja WFH (Work Form Home) jadi ya kita mau gimana lagi kalo laptop belom laku.” imbuhnya.

Hal tersebut senada dengan Firman, Pedagang laptop di toko Bintang raya, PGC, yang mengeluhkan bahwa saat ini lebih banyak yang datang untuk service dibanding yang beli laptop.

“Belakangan inimah malah lebih banyak yang dateng buat klaim garansi service dibanding dateng buat beli laptop.” paparnya.

Baca Juga: Sejarah Kemunculan Laptop ASUS Zenbook Yang Tak Pernah Padam Hingga Saat Ini

Ia juga menambahkan Pengguna Infinix X1 sebagai pendatang baru di segmen laptop sering datang untuk service.

“Laptop-laptop dari brand baru setahun dua tahun lagi sering masalah nih, makanya buat pelajaran kita gamau jual merk laptop itu.” tambahnya

Hasil pantauan Tim Selular.ID di PGC cukup beragam jenis laptop yang dijajakan mulai dari harga Rp4 jutaan hingga yang mahal sentuh harga Rp30 jutaan.

Karena kebanyakan orang berfikirnya kalau PGC adalah kuat pada penjualan smartphone dibanding laptopnya.

Baca Juga: 3 Provider Paling Laris Pada Penjualan Kartu Perdana Grosir di PGC