Tinggalkan Google Maps, Grab Pakai Layanan Peta dan Navigasi Sendiri

Ilustrasi kode promo Grab Agustus 2022.
Ilustrasi kode promo Grab Agustus 2022.

Selular.ID – Tidak lagi menggunakan Google Maps, Grab mulai mengadopsi layanan peta dan navigasi sendiri.

Dimulai dari negara asalnya Singapura, Grab meluncurkan GrabMaps.

Layanan terbaru ini dimanfaatkan Grab untuk menangkap peluang pasar senilai US$1 miliar di Asia Tenggara per tahun untuk pemetaan dan layanan berbasis lokasi.

Saat pertama kali dikembangkan, GrabMaps dibuat untuk menjawab kebutuhan Grab akan solusi yang lebih hyperlocal (sesuai dengan kebutuhan tiap lokasi operasionalnya) untuk mendukung layanannya.

Saat ini, GrabMaps menawarkan layanan lokasi berbasis kecerdasan untuk semua layanan Grab di 7 dari 8 negara operasional Grab, dan diharapkan untuk dapat sepenuhnya beroperasi menggunakan oleh GrabMaps pada kuartal 3 2022.

Baca Juga: Grab Tambah Fitur Baru Di Roadmap Teknologi Keselamatan

Tinggalkan Google Maps, Grab Pakai Layanan Peta dan Navigasi Sendiri

Tan Hooi Ling, Co-founder, Grab mengatakan, “Fokus Grab adalah bagaimana kami dapat selalu melahirkan inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan di setiap wilayah Asia Tenggara secara tepat, dan GrabMaps adalah salah satu contohnya.”

Lebih lanjut Tan Hooi Ling memaparkan, jalan dan gang sempit yang umumnya dijumpai di kota-kota Asia Tenggara dan selalu dilewati oleh mitra pengemudi dan mitra pengiriman kami sering kali tidak muncul di peta konvensional.

“Kami telah berinvestasi untuk mengubah kecerdasan ini menjadi sebuah keunggulan yang kompetitif, memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dan mitra kami dengan pengalaman terbaik, di saat yang sama mendorong efisiensi dan penghematan biaya untuk bisnis.”

Tan Hooi Ling menegaskan tak lama lagi Grab akan sepenuhnya menggunakan teknologi pemetaan sendiri.

“Memperluas jangkauan teknologi ini merupakan langkah yang akan kami ambil ke depannya untuk mengembangkan lini bisnis baru kami yang tengah berkembang pesat yaitu Enterprise dan New Initiative,” imbuh Tan Hooi Ling.

Baca Juga: Ini Cara Order Grab, Go-Jek, dan Uber Dari Google Maps

Teknologi pemetaan dan titik penjemputan (Point of Interest/POI) dan route intelligence merupakan bagian yang sangat penting bagi sebagian besar fitur inti yang diandalkan oleh platform seperti Grab, mulai dari alokasi pengemudi/mitra pengiriman, perhitungan Perkiraan Waktu Kedatangan (Estimated Time of Arrival/ETA), perencanaan rute hingga optimalisasi biaya pengiriman dan lainnya.

Saat ini, GrabMaps mendukung lebih dari 800 miliar panggilan Application Programming Interface/API per bulan di berbagai layanan Grab.

Berdasarkan studi perbandingan/benchmark kinerja GrabMaps dengan penyedia pemetaan pihak ketiga terkemuka, GrabMaps memiliki tingkat kesalahan 4x lebih rendah dan latency 10x lebih rendah.

Tinggalkan Google Maps, Grab Pakai Layanan Peta dan Navigasi Sendiri

Data internal juga menunjukkan bahwa untuk negara-negara yang telah sepenuhnya menggunakan ke GrabMaps, kemudahan menemukan titik penjemputan yang tepat untuk pemesanan layanan transportasi telah meningkat rata-rata 3%, sementara akurasi Perkiraan Waktu Perjalanan (ETT) meningkat 1% secara regional, dengan beberapa negara mengalami peningkatan hingga 7,8%.

Baca Juga: Grab Implementasikan AI, Pendapatan Driver Naik 30%

Philipp Kandal, Head of Geo, Grab mengatakan, “Dengan rekam jejak serta pemahaman kami terhadap Asia Tenggara yang mendalam, kami percaya GrabMaps dapat menjadi platform pemetaan pilihan terbaik untuk Asia Tenggara.”