Tanggapan Meta, Tencent, Hingga Moonton Terkait Kebijakan PSE di Indonesia

pse

Selular.ID – Menkominfo (27/06/2022) mulai memberi peringatan bahwa bagi Developer untuk segera menataati aturan PSE, sekarang Developer memberi tanggapan.

Para Developer tersebut terdiri dari Meta Indonesia, Tencent (PUBG Mobile), hingga Moonton (Mobile Legends).

Uniknya dari ketiga Developer aplikasi tersebut punya jawaban yang berbeda saat diminta tanggapan oleh tim Selular.id.

Baca Juga: Begini Pentingnya Peran PSE Untuk Jamin Keamanan Masyarakat

Pertama, Pihak Jubir Meta Indonesia, yang tidak ingin diungkap namanya. Lebih memilih bungkam saat diminta tanggapan terkait aturan PSE.

“Belum ada tanggapan dulu dari Meta ya” Tegas Jubir Meta (29/06/2022).

Berbeda dengan respon Meta Indonesia yang memilih diam, Tencent selaku pengembang game PUBG Mobile, sedang melakukan koordinasi internal.

Melalui Public Relation Manager PUBG Mobile Indonesia, Emil Riswandi, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merampungkan proses registrasi.

“Perihal PSE ini, kami sedang koordinasi internal untuk merampungkan proses registasinya” ungkap Emil.

Baca Juga: Apa Itu PSE yang Bisa Blokir Google, WhatsApp hingga Netflix, Simak Penjelasannya

Lanjut ke Moonton selaku, pengembang game Mobile legends. Juga sudah memberikan tanggapan terkait PSE.

Melalui PR-nya Azwin, bahwa Moontoon juga sedang dalam proses pendaftaran, Perusahaan ajan menindaklanjuti proses tersebut.

“Terima kasih atas pertanyaan dan perhatiannya. Saat ini, kami sedang dalam proses registrasi, dan akan menindaklanjuti proses ini dengan semua otoritas terkait mengenai masalah ini.” Ungkap Azwin.

Azwin juga menambahkan bahwa tahapan pendaftaran, sejauh ini terkendali.

“Aman.” Tegas Azwin saat ditanya kondisi terkini dalam proses registasi (30/06/2022).

Baca Juga: Apa Itu PSE yang Bisa Blokir Google, WhatsApp hingga Netflix, Simak Penjelasannya

Perlu diketahui, bahwa pendaftaran PSE merupakan amanat peraturan perundangan yaitu pasal 6 PP 71/2019.

Tentang penyelenggaran sistem dan transaksi elektronik dan pasal 47 PM Kominfo dan PM Kominfo No.5/2020 tentang penyelenggaraan sistem elektronik lingkup privat.

Perubahan nya yang mengatur akhir batas kewajiban pendaftaran lingkup privat pada 20 juli 2022.

Baca Juga: Perkenalkan Aset Crypto, PINTU Gandeng Moon Chicken Bagi-Bagi Bitcoin