CEO Qualcomm: Jual-Beli Smartphone High End Tetap Lancar Meski Sedang Krisis Ekonomi

CEO Qualcomm

Selular.ID – CEO Qualcomm percaya Penjualan smartphone kelas atas (High-end) tidak akan terpengaruh di tengah krisis ekonomi.

Hal tersebut diungkap Cristiano Amon CEO Qualcomm, melalui Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

Ia dengan yakin mengatakan bahwa ia melihat ruang untuk pertumbuhan segmen tersebut (smartphone High-end) bahkan dalam iklim saat ini.

“Orang-orang mencari ponsel yang lebih baik, dengan kemampuan lebih, itu adalah hal-hal yang dapat menjaga pasar seluler tetap stabil bahkan dalam menghadapi inflasi dan dengan risiko perlambatan.” Ungkap Amon dalam WEF 2022

Keyakinan Amon tersebut bisa benar, karena segmen smartphone premium, tidak terlalu terpengaruh oleh kenaikan biaya hidup.

Baca Juga: Qualcomm Umumkan Dua Chipset Terbaru dan Perkiraan Rilisnya

Namun kenyataannya saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan yang sedang berlangsung, seperti kekurangan komponen, gangguan rantai pasokan, dan lockdown di China.

Telah berkonspirasi untuk mengancam pertumbuhan lebih lanjut di masa depan.

Sebelumnya sempat terjadi penjualan smartphone merosot 12,5% selama tahun 2020 karena retail menutup pintu mereka dan konsumen menunda minat mereka terhadap smartphone.

Tapi sejak pembukaan kembali pasar dan ketersediaan perangkat 5G pada titik harga yang lebih tinggi berkontribusi pada peningkatan 6% pada 2021.

Halaman Selanjutnya

Penjualan smartphone saat ini dipengaruhi oleh…

Baca Juga: Ponsel Android Prosesor Qualcomm dan MediaTek, Mudah disusupi Peretas