Terapkan Transformasi Digital, RS Pondok Indah Raih Validasi HIMSS EMRAM

Selular.ID – RS Pondok Indah bertransformasi secara digital dengan berbagai upaya optimisasi, efisiensi, dan integrasi yang berkesinambungan.

Penerapan teknologi dan sistem informasi digital itu diterapkan di tiga rumah sakit di bawah naungan RS Pondok Indah, yakni RSPI Pondok Indah, RSPI Puri Indah, dan RSPI Bintaro Jaya.

Untuk menyempurnakan sistem dan teknologi di seluruh unit layanan, RS Pondok Indah Group (RSPIG) melakukan kolaborasi antara seluruh jajaran IT serta tim operasional yang menjalankan di lapangan, manajemen, hingga tenaga medis.

Baca Juga: Rincian Fitur Digital Chassis Qualcomm Untuk Transformasi Digital Otomotif

Melalui transformasi digital yang komprehensif tersebut, ketiga rumah sakit di bawah naungan RSPIG menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang berhasil meraih validasi Healthcare Information and Management Systems Society (HIMSS) Electronic Medical Record Adoption Model (EMRAM) Tingkat 6.

EMRAM adalah sistem yang mengukur kematangan digital (digital maturity) rumah sakit di seluruh dunia dengan Tingkat 0 sebagai tahap terendah dan Tingkat 7 sebagai tahap tertinggi.

Pencapaian EMRAM Tingkat 6 mencerminkan bahwa RSPIG sudah menerapkan pencatatan data pasien yang paperless dan memanfaatkan sistem informasi teknologi pintar untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan efisiensi perawatan pasien.

CEO RS Pondok Indah Group, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS mengatakan, “Dalam proses transformasi digital, RS Pondok Indah Group telah mengintegrasikan layanan penunjang seperti laboratorium, farmasi, dan radiologi dengan rekam medis pasien, mengintegrasikan berbagai macam software dan ratusan alat medis, dan mengimplementasikan IT security untuk memastikan 95-100 persen dokumentasi medis dilakukan secara digital dan terstruktur, serta didukung oleh clinical decision support yang telah tersistemasi.”

Dukungan data berbasis bukti di setiap tahapan layanan memungkinkan RSPIG untuk mengoptimalkan ekosistem kerja digital.

Penyediaan akses data dan informasi penting pada saat diperlukan akan membantu dokter membuat keputusan terkait rencana perawatan pasien berdasarkan riwayat medisnya, meminimalisir risiko kesalahan dalam perawatan pasien, serta menjaga kerahasiaan dan keamanan data pasien.

Salah satu penerapan digitalisasi yang telah dilakukan oleh RSPIG yang juga berperan penting dalam pencapaian EMRAM Tingkat 6 adalah penerapan closed loop administration, yaitu validasi secara digital dalam proses pemberian obat, darah, dan ASI perah (ASIP) bagi pasien rawat inap dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dengan pindai kode QR.

Baca Juga: Data Center Kesehatan FKUI Imeri-Idealab Resmi Diluncurkan

Hingga saat ini, hanya 3 rumah sakit di bawah naungan RS Pondok Indah Group yang berhasil meraih validasi HIMSS EMRAM di Indonesia.

Di Asia Tenggara, secara keseluruhan ada 7 rumah sakit yang saat ini aktif tervalidasi HIMSS EMRAM Tingkat 6 dan Tingkat 7.

Selain RS Pondok Indah Group, dua rumah sakit lain berlokasi di Singapura, dan dua lainnya di Thailand.