CEO Twitter: Elon Musk Batal Jadi Dewan Direksi, Meski Jadi Pemegang Saham Terbesar

Elon Musk bicara PHK di Twitter
Twitter dan Elon Musk

Selular.ID – Elon Musk minggu lalu diumumkan menjadi pemegang saham terbasar di Twitter, Namun CEO Twitter Parag Agrawal ungkap bahwa, Pemilik Tesla itu tidak menjadi Dewan Direksi.

Hal itu diungkap oleh Parag Agrawal selaku CEO Twitter, meLalui Tweetnya yang menjelaskan bagaimana Elon Musk bisa batal masuk ke Dewan Direksi.

Agrawal beri kronologi tentang pembatalan Musk yang ternyata sudah berdiskusi soal dewan direksi dan perusahaan telah menawarkan jabatan padanya.

Namun, detik-detik saat akan secara resmi ditunjuk, Musk justru membatalkan rencana hasil diskusi tersebut.

Baca Juga: Beli Saham Twitter 9,2%, Elon Musk Langsung Gerak Cepat Hadirkan Fitur Baru

Padahal Agrawal selaku CEO menyambut gembira kolaborasi dengan Musk, yang juga memahami bagaimana resiki untuk dihadapi kedepannya.

“Elon telah memutuskan untuk tidak bergabung dengan dewan kami. Saya mengirim catatan singkat ke perusahaan, berbagi dengan Anda semua di sini,” tulis CEO Twitter, membagikan catatannya.

“Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dan menjelaskan risikonya. Kami juga percaya bahwa Elon sebagai fidusia perusahaan di mana dia, seperti semua anggota dewan, harus bertindak demi kepentingan terbaik perusahaan dan semua pemegang saham kami, adalah jalan terbaik. maju. Dewan menawarinya tempat duduk.” Tambahnya

Karena hadirnya ia ke twitter bisa menjadi perusahaan seperti fidusia, Dimana perusahaan tersebut semuanya bisa seperti anggota dewan.

Baca Juga: Twitter Tidak Lagi Berfungsi di iPhone 6 dan 6 Plus

Dengan hal itu para pekerja di perusahaan fidusia mampu bertindak demi kepentingan terbaik perusahaan.

Pengangkatan Elon ke dewan seharusnya akan berjalan pada 9 April, Sabtu, tetapi dia memberi tahu pagi itu bahwa dia tidak akan lagi bergabung dengan dewan.

“Saya percaya ini yang terbaik. Kami memiliki dan akan selalu menghargai masukan dari pemegang saham kami apakah mereka ada di dewan kami atau tidak. Elon adalah pemegang saham terbesar kami dan kami akan tetap terbuka untuk masukannya,” kata CEO Twitter.