SPC Jadi Produsen CCTV Lokal Pertama yang Kantongi Sertifikasi TKDN di Indonesia

CCTV SPC

Selular.ID – SPC Group (PT Supertone) mengumumkan bahwa produk CCTV diberi penghargaan sertifikasi TKDN resmi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). SPC menjadi satu-satunya produsen lokal CCTV yang memiliki sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia sejauh ini.

Tentu hal ini menjadi menarik pasalnya pada 2021 silam pemerintah Indonesia mengumumkan upayanya untuk substitusi barang impor sebesar 35 persen.

Salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Perindustrian untuk mencapai angka tersebut adalah dengan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Baca juga: Nokia: Implementasi 5G Melalui Kamera CCTV Perkuat Peran Kota Pintar    

Raymond Tedjokusumo, Direktur Opersional dari PT Supertone menjelaskan sebagai perusahaan lokal yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun di bidang manufaktur teknologi, sangat menyambut dukungan pemerintah terhadap pemakaian produk dalam negeri.

. “Dengan brand SPC, kami berfokus untuk menyediakan produk yang diproduksi di negara kita sendiri. Kami sangat bangga dengan investasi dan kerja keras yang telah kami lakukan untuk meningkatkan nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP),” jelasnya, Senin (3/1).

Lalu Raymond menjelaskan, melalui capaian tersebut dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2018 Pasal 61, instansi pemerintah wajib membeli produk dalam negeri yang memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 25%.

Baca juga: Dari Router Sampai CCTV, Ini 3 Produk AIoT Xiaomi Terbaru

Ketika suatu produk memiliki nilai kombinasi antara TKDN + BMP mencapai 40%, maka kategori dari produk tersebut harus dibeli secara lokal melalui sistem Ekatalog, SIPLAH, Bela Pengadaan, dan lainnya.

Sertifikasi TKDN mengukur tingkat kemampuan dalam negeri untuk memastikan produk benar-benar diklasifikasi sebagai produksi lokal. Pengukuran penting lainnya, yaitu BMP yang merupakan pengukuran wajib dari suatu produk.

“Tim kami di PT Supertone sangat bangga dengan investasi dan kerja keras yang telah kami lakukan untuk meningkatkan nilai TKDN dan BMP sebesar 41,70-41,78 persen. Dengan sertifikasi dan valuasi tinggi, produk CCTV SPC diharapkan dapat menjadi produk wajib untuk digunakan oleh lembaga negara, kementerian, dan lembaga pemerintah non-kementerian,” tandas Raymond.

Sekedar informasi, pabrik CCTV milik SPC berada di Curug, Tangerang dengan luas 60.000 meter persegi dan kapasitas produksi sebanyak 150.000 kamera IP dan atau analog setiap bulannya.

konsumen CCTV merek SPC ialah kebanyakan pada instansi-instansi seperti BNI, BRI, EPSON, Traffic Management Center (TMC), Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan sebagainya.