Kupas Strategi dan Inovasi Tecno Agar Bisa Menonjol di Pasar Smartphone Indonesia

Agus supangat Tecno

Jakarta, Selular.ID – Tecno sebagai memiliki strategi yang menyasar konsumen mid-low ini,mencoba untuk konsisten pada segmen tersebut, karena saat ini Mid-Low sudah mulai ditinggalkan oleh vendor smartphone yang pernah berkecimpung diruang tersebut.

Sampai saat ini masih bisa dijamin oleh Agus Supangat selaku Sales Director Tecno, bahwa segmen harga 1-2 juta masih menjadi wadah terbesar bagi para user. Ditambah lagi mereka selalu memberikan spesifikasi yang besar dengan harga kisaran 1-2 juta.

Berikut hasil Wawancara khusus Tim selular dengan Agus Supangat selaku Sales Director Tecno, dalam memberikan strategi dan Inovasi Tecno dalam kinerjanya merilis smartphone:

Bagaimana Upaya Tecno, Untuk Bisa Mendapatkan Awareness dari Pengguna?

Tecno sendiri terus terang saat ini kita menyasarnya segmen price 1 sampai 2 juta, karena strategi kita tidak mau berhadapan langsung dengan raja-raja yang sudah adalah, karena mereka supportnya luar bisa.

Begitu mereka masuk ketoko retail pastinya sudah menawarkan budget, nah Tecno tidak seperti itu dan mereka pun pasti tidak akan fokus di harga 1 sampai 2 juta ajah  karena mereka juga memberika fokus diatas satu juta.

Itulah yang mau Tecno grab dulu, seperti Xiaomi mereka sudah naik kelaskan, mereka sudah berani membuat produk diatas 2 juta, dan mereka saya akui kuat, namun mereka meninggalkan segmen 1-2 juta, maka dari itu Tecno sesegra mungkin mengambil segmen tersebut.

Tecno Memfokuskan di segmen 1 sampai 2 Juta, lalu apa saja kelebihan spesifikasinya?

Nah Seri Pova ini adalah seri andalan kita, dealer kita tuh tidak menyangka kita bisa menjual Pova ini, karena segmen price kita bertabrakan dengan vendor smartphone lain harganya saja sama semua, tapi kita laku karena kita memberikan spesifikasi yang beda dengan mereka.

Pembedanya yaitu baterai 7000 mAh, karena Tecno keunggulannya itu harga yang kompetitif namun punya spesifikasi yang luar biasa, karena untuk baterai 7000 mAh saat ini ada Samsung tapi harganya sekitar 6 jutaan.

Terus terang pak jefri juga yang memilih produk mana yang bagus, sebelum merilis Pova dua juga pak jefri ini meyakinkan kami bisa terjual, karena cocok sama market Indonesia, karena pak jefri ini juga melakukan riset di dunia maya, untuk mengetahui produk yang cocok di market Indonesia.

Setelah sukses dengan Pova 2 ini, apa rencana Tecno kedepan?

Nanti tahun depan kita tetep terus dorong seri Pova, makanya nanti kita akan segera rilis Pova Neo, Masih mengunggulkan baterai 7000 tapi mengharapkan harga bisa dibawah 2 juta.

Makanya terus terang momen ini yang akan kita cari dan jaga, rencana juga tahun depan kita akan rilis seri terbaru dari Tecno yaitu Phantom X 2, untuk meneruskan generasi dari generasi sebelumnya dan kita gamasukin seri Phantom X di Indonesia karena udah lewat masanya, di global Phantom X ini udah ada dari September takutnya sudah tidak memberikan susatu yang WAH.

Nah kita rencana untuk Phantom X 2 ini kemungkinan dibulan februari atau maret ya, nah itu spesifikasi pasti luar biasa.

Dengan Merilis Seri Baru Tecno akan tetap Konsisten di segmen 1 jutaan?

Tetep fokus kita di segmen price satu sampai dua juta, sedangkan untuk produk di atas dua jutaan itu lebih ke branding sih, karena beberapa banyak netizen yang menanyakan ke pak jefry seperti “kapan kamu masukin seri Camon”, “kapan kamu masukin Phantom”, dan bagi saya, Tecno akan memasukan seri-seri itu tapi dengan kuantiti yang ga terlalu banyak.

Karena seperti seri phantom ini jika ditanyakan ke Gadget Mania, mereka mengakui bahwa kualtas dari seri ini luar biasa. Bukan bertujuan untuk membandingkan dengan brand lain, tapi untuk Phantom ini paling bagus dan untuk harga kompetitif, saya jamin ini jauh banget, makanya rencana saya untuk tahun depan akan saya masukin ke Indonesia.

Berarti Tecno sampai saat ini masih melihat Inisiasi market untuk bisa development?

Betul, kita lebih banyak untuk memperkenalkan brand Tecno juga, makanya kenpa kita baru merilis seri Pova 2 kita mulai launchin di akhir tahun tahun ini, karena kita melihat saatnya kita naik kelas, nah So far strategi ini berhasil.

Konsumen sampai saat ini Welcome sama kita, melihat dari sucsess story itu kita berharap tahun depan kita naik kelas lagi. Tecno sendiri sih kita pengen di tahun depan itu bisa kurang lebih bisa jualan di sell-in di satu juta unit, saya sendir optimis bisa tercapai.

Untuk lineup terbesar di seri Tecno ini masih dipegang oleh seri Spark, seperti Spark 6 dan Spark 7 itu mendominasi, sedangkan Pova ya kurang lebih sekitar 20%.

Bagaimana terkait user masih meragukan Tecno karena di anggap Brand Smartphone baru?

Saat inikan emang kita ada problem di importasi, karena terus terang di Worldwide ada kelangkaan chipset ya, membuat beberapa brand sudah Announce gara-gara isu ini untuk sampai fist half, seperti Samsung pun kesulitan untuk stock.

Kitapun mengalami kesulitan untuk stock,  barang kita juga langka ga terlalu banyak, terus terang kita punya stategi untuk mengepung di daerah pinggiran, karena untuk langsung masuk ke kota kita sudah dihadapkan para raja-raja di brand smartphone.

Karena saat ini ada game yang berbeda, dulu 2010 yang penting harga murah, konsumen mau bayar, kalo sekarang begitu dating ketoko “oh yaa branding lu apa? lu bisa kasih spesifikasi kaya gini ga ke gua”. Maka dari itu saat ini banyak yang membuat delear lebih manja.

Makanya strategi Tecno masih tetap fokuskan untuk mengepung daerah-daerah pinggiran, begitu daerah pinggiran bagus Otomatis ke kota, itu strategi kita, contoh kalo daerah Cibinong wah itu kita kuat, karna kembali lagi strategi kita itu lebih ke harga yang kompetitif.

BACA JUGA : Ketahui 4 Fakta Realme 8i, Smartphone 120Hz Paling Terjangkau di Pasaran Saat Ini