Sudah Dijejali Banyak Pemain, Mengapa Pasar Smartphone Layar Lipat Tumbuh Kerdil?

“Biasanya, harga, use case, dan desain adalah elemen yang akan memutuskan apakah suatu produk berpotensi menjadi mainstream,” katanya.
“Jika harga produk bisa mencapai segmen US$400 hingga US$600, kemungkinan besar akan mendapatkan pangsa pasar yang signifikan.” Pungkas Wong.

Samsung Memimpin Pasar Smartphone Lipat
Meski masih terbilang kecil, namun pasar smartphone yang dapat dilipat tampaknya telah meledak pada Q3 2021, tepat pada saat Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3. Pengiriman smartphone jenis ini mencapai jutaan unit pada Q3 2021, dan Samsung memiliki pangsa pasar sebesar 93%.

Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 memimpin penjualan smartphone lipat di Q3. Kedua model berkontribusi pada pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Huawei mengikuti Samsung dengan pangsa pasar 6%.

Pengiriman smartphone lipat Q3 dari semua merek digabungkan (tetapi sebagian besar Samsung) mencapai 215% lebih tinggi kuartal-ke-kuartal dan 480% lebih tinggi tahun-ke-tahun. Sepanjang periode tiga bulan, pengiriman mencapai sekitar 2,6 juta.

Baca Juga:Fitur Utama dari Smartphone Lipat Pertama Oppo muncul

Lembaga riset DSCC memperkirakan bahwa pengiriman smartphone yang dapat dilipat di Q4 akan mendekati 4 juta. Hingga akhir tahun, Samsung bisa meningkatkan pangsa pasarnya lebih jauh hingga 95%.

Samsung sendiri menargetkan dapat mengirim lebih dari 6 juta smartphone lipat pada tahun 2021, yang sejalan dengan ambisi perusahaan dari awal tahun ini. Sedangkan untuk 2022, diperkirakan pasar ponsel lipat akan mencapai pengiriman sekitar 17,5 juta, naik dari 7,5 juta pada akhir tahun ini.