Infrastruktur Digital SATRIA Raih Pernghargaan Telecom Deal of the Year

Infrastruktur Digital SATRIA Raih Pernghargaan Telecom Deal of the Year

Selular.ID – Inisiatif pembangunan infrastruktur telekomunikasi satelit berkecepatan tinggi yang dibangun Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kementerian Kominfo) memenangkan penghargaan sebagai kesepakatan telekomunikasi tahun ini (Telecom Deal of the Year) dalam PFI Awards 2021 untuk kawasan Asia Pasifik.

Direktur BAKTI Kementerian Kominfo Anag Latif menyatakan penghargaan itu menegaskan pilihan teknologi satelit untuk mengikis kesenjangan digital di Indonesia berada dalam jalur yang benar.

“Penghargaan ini menegaskan bahwa visi untuk membangun semua titik di Tanah Air tanpa kecuali, pilihan teknologi satelit yang sesuai, dan strategi pembiayaan SATRIA, terbukti sudah pada jalur yang benar,” ujarnya.

Baca juga: Izin Landing Right Segera Didapat, Satelit Leo OneWeb Bakal Segera Beroperasi

Menurut Dirut Anang, penghargaan itu memberi semangat untuk tetap mengawal jalannya pembangunan agar bisa segera mengorbit dan memberi manfaat tepat pada waktunya.

“(Jadi) Telecom Deal of the Year. PFI melihat bahwa dalam tantangan berat yang dihadapi, termasuk pembatasan mobilitas selama pandemi Covid-19, pemerintah berhasil mengumpulkan pinjaman US$431 juta dengan tenor 12 tahun untuk menjamin pembangunannya,” lanjut Anang.

Dirut BAKTI Kementerian Kominfo menambahkan SATRIA merupakan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) satelit pertama di Indonesia. Bahkan,  Project Finance International (PFI) menyebutkan SATRIA sebagai inisiatif dan Kesepakatan Telekomunikasi Asia-Pasifik PFI Tahun Ini

Dalam laporannya, PFI menyampaikan bahwa timing pembangunan proyek KPBU satelit broadband SATRIA senilai US$545 juta memang sangat tepat. “Selama pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembatasan mobilitas di mana-mana, alat komunikasi telah membantu kita tetap waras karena menyediakan sarana untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman, dan kolega; serta tetap produktif karena pekerjaan dapat dilanjutkan,” jelas Anang.

Konsorsium yang membangun SATRIA adalah Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Pintar Nusantara Sejahtera, Nusantara Satelit Sejahtera, dan Dian Semesta Sentosa. Konsorsium ini memenangkan tender terbuka yang diadakan secara internasional.

“Output layanan satelit ini adalah penyediaan layanan kepada operator VSAT yang akan meneruskan layanan ke pengguna akhir,” tandas Dirut BAKTI Kementerian Kominfo itu.

Sebagai catatan, satelit SATRIA akan dimanfaatkan BAKTI Kementerian Kominfo untuk menyediakan layanan internet broadband (termasuk akses WiFi gratis) ke lebih dari 150.000 titik layanan publik yang belum terlayani, seperti sekolah, rumah sakit, dan lokasi pemerintah daerah di beberapa lokasi paling terpencil di Indonesia.

Baca juga: Bersama OneWeb, DTP Bangun Portal Jaringan Satelit Leo di Serang

Pendapatan proyek akan berupa pembayaran ketersediaan dan Dana Penjaminan Infrastruktur Indonesia  atau Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (IIGF) yang memberikan jaminan atas pembayaran biaya ketersediaan dan sebagian dari pembayaran terminasi berdasarkan perjanjian KPBU.

Pemberi pinjaman yang ditandatangani pada 24 Februari tahun ini adalah Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Korea Development Bank, HSBC, dan Santander. BPI France Assurance Export memberikan perlindungan kepada bank-bank komersial. Ini adalah pembiayaan sektor swasta pertama AIIB di Indonesia dan pembiayaan satelit pertama oleh AIIB dan KBD secara global.