spot_img
BerandaNewsMarket UpdateBos Intel: Krisis Chipset Bakal Terus Berlanjut Sampai Tahun 2023

Bos Intel: Krisis Chipset Bakal Terus Berlanjut Sampai Tahun 2023

-

Jakarta, Selular.ID – CEO Intel, Pat Gelsinger, memperingatkan bahwa kekurangan chip global kemungkinan akan bertahan lebih lama. Dirinya mengatakan bahwa dia memperkirakan kekurangan itu akan berlanjut setidaknya hingga 2023.

Pernyataan itu dibuatnya kepada CNBC, yang dimana Pat Gelsinger juga mengungkapkan bahwa kekurangan komponen di seluruh industri mempengaruhi bisnis chip PC selama kuartal ketiga, yang menyebabkan penurunan 8% pada saham Intel.

Gelsinger percaya bahwa kekurangan saat ini adalah yang terburuk, tetapi akan menjadi lebih baik secara bertahap setiap kuartal tahun depan. Keseimbangan pasokan-permintaan tak dapat diharapkan hingga setidaknya 2023.

Namun meskipun pasokan menipis, Intel memberikan hasil kuartal ketiganya dengan peningkatan pendapatan 5% YoY, karena permintaan yang kuat di bisnis DCG dan IOTG-nya. Selain itu, perusahaan juga menghasilkan $9,9 miliar tunai dari operasi dan membayar dividen sebesar $1,4 miliar.

“Pendapatan Q3 adalah $18,1 miliar sedikit di bawah panduan kami karena kendala pengiriman dan pasokan yang berdampak pada bisnis kami,” kata George S. Davis, Chief Financial Officer, dalam sebuah pernyataan. Dirinya juga mengumumkan rencana untuk pensiun dari Intel pada Mei 2022.

Intel mengatakan bahwa permintaan tetap kuat dalam bisnis PC-nya, terutama di notebook komersial, desktop, dan konsumen kelas atas. Digitalisasi segalanya, didorong oleh empat kekuatan super AI, konektivitas yang meresap, infrastruktur cloud-to-edge, dan komputasi di mana-mana, mendorong kebutuhan berkelanjutan akan lebih banyak chip menurut Gelsinger.

Lebih lanjut, Gelsinger menambahkan bahwa pasar diperkirakan akan berlipat ganda menjadi $ 1 triliun pada akhir dekade ini. Sampai saat itu, pasar untuk node terdepan akan meningkat menjadi lebih dari 50 persen dari total dan pasar untuk layanan pengecoran terdepan akan tumbuh dua kali lipat dari tingkat semi-industri secara keseluruhan.

“Pelanggan terus memilih Intel untuk kebutuhan pusat data mereka dan prosesor Xeon generasi ketiga kami, Ice Lake, telah mengirimkan lebih dari 1 juta unit sejak diluncurkan pada bulan April, dan kami berharap dapat mengirimkan lebih dari 1 juta unit lagi di Q4 saja,” tutup Gelsinger, seperti yang dikutip team Selular dari Gizmochina.

Tonton juga video di bawah ini:

Artikel Terbaru