spot_img
BerandaNewsEnterpriseBalap Qualcomm, MediaTek Pimpin Pasar Mobile SoC di Q2 2021

Balap Qualcomm, MediaTek Pimpin Pasar Mobile SoC di Q2 2021

-

Jakarta, Selular.ID – Tahun ini sepertinya menjadi tahun kejayaan bagi MediaTek. Pasalnya, laporan terbaru yang datang dari Analis di Counterpoint Research menyebutkan bahwa perusahaan chipset asal Taiwan tersebut menduduki peringkat teratas sebagai pemimpin pasar mobile SoC pada kuartal kedua tahun 2021.

Kejayaan MediaTek ini mengalahkan Qualcomm, yang selama ini selalu menjadi prosesor yang dielu-elukan. Rupanya, hal ini menjadi rekor bagi MediaTek. Untuk pertama kali dalam sejarahnya, ia menguasai lebih dari 40% pasar chipset seluler.

Para ahli menyimpulkan bahwa pangsa MediaTek menyumbang 43% dari pasar prosesor, sementara seperempat sebelumnya angka ini berada di level 37%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, keberhasilan perusahaan Taiwan itu terlihat lebih mengesankan, karena setahun sebelumnya pangsanya 26%.

Posisi kedua pada kuartal kedua tahun ini jatuh ke tangan Qualcomm, yang menyumbang 28% dari pasar untuk chipset ponsel dan turun 4% YoY. Selanjutnya di posisi ketiga ada Apple, yang pangsanya sebanyak 14% dan itu merupakan hasil yang sama tahun lalu, tetapi juga 7% lebih rendah dari pada kuartal keempat tahun lalu.

Terdapat banyak alasan untuk mengatakan bahwa menurut hasil dekade ketiga dan keempat tahun ini, Apple akan memperkuat posisinya dan pangsanya akan tumbuh dengan latar belakang dimulainya penjualan iPhone 13.

Selanjutnya, di posisi keempat ada UNISOC dengan 9% pangsa pasar, yang artinya 5% lebih banyak dari pada kuartal kedua tahun 2020. Samsung berhasil masuk ke 5 besar, yang dimana chipsetnya hanya menyumbang 7% dari pasar, sementara di urutan kedua kuartal tahun 2020 angka ini adalah 12%. Lebih lanjut, HiSilicon (Huawei) sahamnya turun menjadi 3%, yang dimana setahun sebelumnya naik lima kali lipat sebesar 16%.

Baca juga :  Perluas Distribusi Solusi Digital di Indonesia, SUSE Gandeng Ingram Micro  

Jika berbicara soal segmen chipset 5G, maka pemimpin yang tak terbantahkan di kuartal kedua adalah pembuat chip Qualcomm. Hal ini mengontrol 55% dari pangsa pasar, naik dari 29% tahun sebelumnya. Direktur Riset Dale Gai mengatakan bahwa MediaTek mendominasi pasar SoC smartphone dengan pangsa tertinggi sebesar 43%, didorong oleh portofolio 5G yang kompetitif di segmen menengah ke bawah dan tanpa kendala pasokan yang besar.

Dirinya juga menambahkan bahwa dibanding dengan Qualcomm, MediaTek mendapat manfaat lebih sedikit kendala pasokan pada paruh pertama tahun 2021, termasuk dengan RFIC (sirkuit terintegrasi frekuensi radio), IC manajemen daya (PMIC), dan hasil produksi yang stabil dari TSMC. Pengiriman SoC 4G semakin membantu MediaTek untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin.

Baca juga :  Rick Tsai : Semakin Tua Semakin Sukses di Dunia Teknologi

Mengomentari pertumbuhan pengiriman baseband smartphone 5G, Analis Riset, Parv Sharma, mengatakan bahwa Qualcomm mendominasi pasar baseband 5G dengan pangsa 55%. Angka tersebut diperoleh dari kemenangan chipset modem baseband 5G di seri Apple iPhone 12, dan permintaan yang signifikan untuk chipset SoC 5G lengkapnya, dari seri 8 unggulan hingga seri 4 yang terjangkau.

Namun, Qualcomm akan mengirimkan lebih banyak chipset jika vendor San Diego tak terpengaruh oleh kendala sisi pasokan dan masalah hasil selama paruh pertama tahun 2021. Akibatnya, Qualcomm melakukan diversifikasi dan mengamankan kapasitas ekstra mulai dari TSMC dan lainnya. Pengecoran untuk berbagai komponen pada akhir Q2 2021 diprediksi akan membantu vendor merampingkan pasokan komponennya dan mendapatkan kembali bagian yang hilang dari MediaTek di kuartal mendatang.

Tonton juga video di bawah ini:

spot_img

Artikel Terbaru