spot_img
BerandaNewsTelcoPenting! Ini Dia Penjelasan Soal Karakteristik Frekuensi 5G

Penting! Ini Dia Penjelasan Soal Karakteristik Frekuensi 5G

-

Jakarta, Selular.ID – Ericsson membeberkan sejumlah hal yang harus diperhatikan di era 5G, salah satunya ialah soal karakteristik dari frekuensi 5G itu sendiri.

Head of Ericsson Indonesia Jerry Sopper menjelaskan spektrum frekuensi radio untuk 5G memiliki rentang frekuensi dan karakteristik pemanfaatan yang berbeda-beda.

“Masing-masing dari ketiga komponen itu hadir di pasar dengan cara berbeda secara material, dalam hal kinerja dan cakupan. Dalam penerapan awal, cakupan merupakan faktor utama,” kata Jerry, dalam acara bertajuk Power of 5G Transformation.

Jerry menuturkan spektrum high band cocok untuk menambah kapasitas luar ruangan di kawasan perkotaan dengan konsentrasi pengguna tinggi, seperti, stasiun kereta api dan bus, kawasan pusat bisnis, dan di sekitar landmark.

Tak sampai disitu, spektrum high band dapat menyediakan fixed broadband untuk bisnis dan area residensial di lingkungan pinggiran kota yang belum terjangkau jaringan serat optik, dan dipasang satu persatu di sebuah lingkungan hunian.

“Ketiga adalah area yang memerlukan penggunaan data yang tinggi, di mana 5G dapat memberikan nilai bisnis baru seperti di pabrik, gudang, tempat olahraga, universitas, rumah sakit, dan sebagainya, di mana kabel terlalu statis dan teknologi wireless alternatif terlalu lambat, atau sangat tidak dapat diandalkan atau sangat tidak aman,” ujar Jerry.

Berikutnya, spektrum mid band berpeluang meningkatkan kapasitas fenomenal di seluruh kawasan metropolitan. Spektrum mid band sangat cocok untuk menghasilkan jangkauan jaringan seluler yang mulus di area metropolitan dan sepanjang jalan raya.

Baca juga :  YLKI: Kominfo dan Operator Seluler Perlu Kaji Temuan Ribuan SIM Card Pinjol Ilegal

“Anda dapat mengharapkan kecepatan di rentang ratusan megabit per detik selama beberapa mil pada spektrum 5G mid band. Pelanggan dapat memiliki akses 5G, baik di luar ruangan maupun di dalam ruangan,” ungkap Jerry.

Sementara untuk spektrum low band cakupan cocok untuk cakupan nasional, di wilayah metropolitan, kota kecil, dan pedesaan. Spektrum low band akan dibangun dengan cara mirip dengan cara 1G dan 2G diterapkkan.

Masing-masing dari lapisan spektrum frekuensi juga memiliki karakteristik yang berbeda. Umumnya, Soper mengungkapkan semakin rendah spektrum, semakin luas daya jangkaunya. Tapi dari segi kapasitas, semakin tinggi spektrum frekuensi, semakin besar kapasitas yang dimiliki.

Baca juga :  Kominfo: Intervensi Frekuensi Ilegal ada di Semua Level Spektrum

Selain itu, Head of Network Solutions Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, menerangkan, penggunaan 5G secara komersial juga dipengaruhi besarnya permintaan layanan itu sendiri. Hal itu, kata dia, tentu salah satunya dipicu oleh hadirnya perangkat yang terjangkau. Ditambah dengan konten spesifik yang membutuhkan kecepatan, seperti pengalaman bermain game.

“Ketika perangkat dan konten tersebut tersedia, akan muncul permintaan, dan operator akan berlomba memperluas 5G,” ujar Ronni.

Data dari Ericsson Mobility Report per Juni 2021, pengguna ponsel di Indonesia saat ini melakukan online sekitar 8 jam 45 menit setiap hari. Namun, baru 19 persen di antaranya yang menggunakan smartphone 5G dan 50 persen lainnya siap mengeluarkan biaya lebih untuk penggunaan jaringan 5G.

spot_img

Artikel Terbaru