Enterprise

Komputasi Awan Digandrungi Perusahaan Top level Saat Ini

Jakarta, Selular.ID – Saat ini komputasi awan menjadi kunci daya saing setiap perusahaan. Tidak hanya masyarakat yang harus beradaptasi, pemanfaatan teknologi dalam perusahaan juga menuntut para pelaku bisnis menyesuaikan diri dengan teknologi.
Ginandjar, Marketing & Solution Director Lintasarta, mengatakan Cloud merupakan komponen yang sangat penting dalam perjalanan digital transformasi di dunia bisnis saat ini.

Memegang peranan penting dalam menunjang kebutuhan di era digital, Lintasarta meluncurkan Cloudeka. Cloudeka berupaya membangun dan memelihara kemitraan yang kuat untuk meningkatkan bisnis lokal melalui layanan cloud end-to-end
Menurut Ginandjar, Cloudeka menjadi penyedia cloud lokal terpercaya di Indonesia yang membantu pelanggan meraih kesuksesan dalam bisnis sesuai dengan kebutuhan para pelanggan korporasi, institusi pemerintahan, dan usaha mikro kecil menengah, (UMKM).

Ginandjar menuturkan, salah satu produk jawara information and Communication Technologi (ICT) yang digandrungi perusahaan top level saat ini adalah Cloud. Banyak perusahaan yang menjadikan layanan ini sebagai strategi khusus untuk memenuhi tuntutan penggunaan sarana digital.

Baca juga :  Percepat Transformasi Digital Indonesia Ini yang Dilakukan Kominfo dan Gojek

“Cloud menjadi kunci perusahaan dalam membangun daya saing di era digital. Digitalisasi di seluruh sektor mendorong perubahan cara berkomunikasi untuk dapat terhubung dan mengakses data semudah mungkin dari mana pun dan kapan pun. Hal ini juga menjadikan kebutuhan akan Cloud semakin tinggi dalam mempermudah proses bisnis dan meningkatkan pengalaman pelanggan,” papar Ginandjar.

Ditegaskan Ginandjar,salah satu produk jawara ICT yang digandrungi perusahaan top level saat ini adalah Cloud. Banyak perusahaan yang menjadikan layanan ini sebagai strategi khusus untuk memenuhi tuntutan penggunaan sarana digital.

Aviliani, Senior Economist Indef menambahkan, ekonomi dan kesehatan harus berdampingan. Pasalnya, jika ekonomi yang dikedepankan maka aspek kesehatan bisa terhantam dan kasus infeksi Covid-19 bakal kembali melonjak yang imbasnya menekan perekonomian.

Baca juga :  ZTE Catat Pendapatan RMB 53,1 Miliar di Paruh Pertama Tahun 2021

Baca Juga:Lintasarta Tingkatkan Kemampuan Infrastrukturnya

Di sisi lain, ada banyak tantangan dan peluang dari pandemi Covid-19. Situasi pandemi yang cukup lama telah mengubah perilaku masyarakat dalam bertransaksi, berinvestasi dan kehidupan.”Perilaku masyarakat ke arah digital akan semakin besar sehingga perusahaan akan mengikuti kebutuhan pasar,” tegasnya.

Ditegaskan Aviliani, perusahaan bisa bertahan dan berkembang jika selalu inovatif dan kreatif. Saat tidak ada sesuatu yang stabil, sektor industri harus diperluas karena teknologi informasi akan menguasai banyak sektor, dan potensi pasar masih sangat besar dan harus memanfaatkan peluang pasar domestik termasuk kelas menengah.

 

About the author

Yuni Riadi