spot_img
BerandaNewsTelcoHambat Gelaran Infrastruktur Jaringan, Moratelindo: Bangun dari Jakarta-Cikarang Saja Butuh 29 Perizinan

Hambat Gelaran Infrastruktur Jaringan, Moratelindo: Bangun dari Jakarta-Cikarang Saja Butuh 29 Perizinan

-

Jakarta, Selular.ID – Persoalan pembangunan infrastruktur jaringan di Indonesia masih penuh tantangan, dibutuhkan satu pemahaman yang tegak lurus dari atas (Pemerintah Pusat) hingga ke bawah (Pemerintah Daerah), soal pentingnya keberadaan infrastruktur tersebut bagi Indonesia secara menyeluruh.

President Director Moratelindo, Galumbang Menak menceritakan tantangan untuk membangun infrastruktur jaringan tidak melulu soal uang, bahkan dananya tersedia pun, eksekusinya sangat sulit.

“Kita sama-sama mengetahui, bahwa dalam gelaran infrastruktur jaringan bukan masalah uang, tapi regulasi kita tidak friendly. Banyak Walikota kita menyampaikan niatnya menjadikan wilayahnya smart city, tapi dilain sisi malah perizinanya sulit sekali untuk mengelar infrastruktur jaringan,” kata Galumbang  dalam acara webinar media sila dengan tema ‘Apa Kabar Tol Langit?’, Selasa (14/9).

Sebagai gambaran bagaimana rumitnya perizinan tesebut, Galumbang menceritakan untuk membangun jaringan dari Jakarta ke daerah Cikarang saja, bisa menyentuh hingga 29 perizinan.

“Ada izin untuk jalan nasional lah, jalan kabupaten, provinsi. Lalu ada izin crossing jalur kereta api, jalan tol, PAM dan seterusnya. Itu izinya masing-masing, hanya untuk gelaran 60-70 kilometer jaringan saja. Ini tidak terjadi di negara lain lho, seharusnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saja yang berurusan dengan departemen lain. Bahakan saking sulitnya, saya rasa jika planet Mars ada gelaran infrastruktur jaringan mungkin lebih sulit Indonesia kali yah,” celetuknya.

Sulitnya menghadapi regulasi perizinan yang membelit juga dibenarkan oleh Direktur Utama Badan Aksesiblitas Telekomunikasi dan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Latif.

Dirinya menceritakan Proyek Palapa Ring, pada prinsipnya memang pemerintah dalam hal ini Kominfo yang maju untuk urus kebutuhan perizinan.

“Tapi faktanya kita juga krepotan dengan izin kementerian lainya. Bahkan sampai dilebeli proyek stategis nasional pun tantangan tersebut masih ada.  Tetap pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi memiliki konsep perizinan satu pintu, secara perlahan bakal memperbaiki kekurangn itu, semoga dapat terkonsolidasi dari pusat ke daerah,” tandasnya.

spot_img

Artikel Terbaru