spot_img
BerandaNewsSocial MediaTiktok Ternyata yang Paling Banyak Diunduh Secara Global, Taklukkan Facebook!

Tiktok Ternyata yang Paling Banyak Diunduh Secara Global, Taklukkan Facebook!

-

Jakarta, Selular.ID – Laporan Nikkei Asia terbaru menunjukkan bahwa platform media sosial berbagi video, Tiktok telah melampaui Facebook sebagai aplikasi media sosial yang paling banyak diunduh di dunia.

Pertumbuhan jumlah Tiktok itu didorong oleh beberapa faktor kombinasi termasuk pandemi global virus covid-19, yang menyebabkan pembatasan aktivitas manusia di seluruh dunia untuk waktu yang lama sejak 2020. Yang tak dipungkiri meningkatkan aktivitas daring di platrofm media sosial.

Baca juga: Jumlah Pengguna Media Sosial di Dunia Mencapai 4,2 Miliar

Kemudian pertumbuhan Tiktok juga dipengaruhi oleh fokus kebijakan pemerintah AS yang sebelumnya melarang Tiktok dan Wechat selama Kepresidenan Trump beroperasi di wilayahnya. Namun, nyatanya larangan itu dicabut oleh pemerintah Biden, sehingga tak dipungkiri menambah jumlah unduhan Tiktok di negeri para aktor aktris Hollywood itu bersemayam.

Dan yang menjadi kekuatan sebenarnya video-video pendek yang ditawarkan Tiktok mampu menjawab kebutuhan konsumen, yang dimana dikemas dengan menarik mulai dari content pendidikan, hiburan, dan banyak aktivitas lainnya yang dikemas dengan informasi dan hiburan ringkas.

Tak hanya laporan Nikkei Asia, berdasarkan data Sensor Tower juga demikian menarik, Tiktok menjadi aplikasi non-Facebook pertama yang mencapai 3 miliar download di platform iOS dan Android secara global.

Baca juga: 87% Anak Indonesia Sudah Bersosial Media Sejak Dini  

Dan catatan menariknya melalui laporan ini ialah aplikasi tersebut memiliki pendapatan tertinggi di dunia pada paruh pertama tahun 2021, dengan 383 juta install dan pengeluaran konsumen diperkirakan mencapai sekitar US$ 919,2 juta.

Baca juga :  Facebook Akan Ganti Nama Pekan Depan
Baca juga :  LinkedIn Hengkang Dari China, Begini Alasanya

Pada kuartal kedua tahun 2021, belanja konsumen Tiktok mencapai pertumbuhan kuartal-ke-kuartal terbesar sejak kuartal kedua tahun 2020, meningkat dari US$ 384,7 juta pada kuartal pertama tahun 2021 menjadi US$ 534,6 juta pada kuartal kedua tahun 2021.

spot_img

Artikel Terbaru