BerandaNewsFeatureDeretan Pesohor Dunia Di Balik Sukses Smartphone China

Deretan Pesohor Dunia Di Balik Sukses Smartphone China

-

Jakarta, Selular.ID – Tak dapat dipungkiri, era 4G yang identik dengan ponsel cerdas menjadi puncak kejayaan vendor-vendor China. Padahal di era 2G hingga 3G, ponsel China masih dianggap sebelah mata. Kini anggapan bahwa smartphone China tak berkualitas tidak berlaku lagi.

Merek-merek seperti Oppo, Huawei, Vivo, Xiaomi, Infinix, Realme dan lainnya telah menancapkan diri dan terus berupaya memperkokoh posisi. Di sisi lain, pasar smartphone yang sebelumnya lesu dihantam pandemi covid-19, mulai menunjukkan pemulihan.

Laporan lembaga riset pasar Strategy Analytics, mengungkapkan pengiriman smartphone global sepanjang Q1-2021 tercatat naik 24 persen secara year-over-year (YoY), dengan total pengiriman mencapai 340 juta unit Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak 2015.

Dalam periode ini, top five vendor smartphone di isi oleh Samsung (23%), Apple (17%), Xiaomi (15%), Oppo (11%), dan Vivo (11%). Huawei yang tahun lalu masih berada di posisi ketiga kini terlempar, imbas pembatasan yang dilakukan pemerintah AS.

Samsung dan Apple memang masih menempati posisi teratas dalam daftar tersebut. Namun, dari segi pertumbuhan, Strategy Analytics menyebutkan bahwa vendor-vendor China paling fenomenal. Tiga brand China itu, mencetak rekor pertumbuhan dua digit hingga 85%, dibandingkan dengan periode yang sama 2020.

Meroketnya pangsa pasar merek-merek smartphone China, tak lepas dari strategi pemasaran yang tepat. Untuk bisa bersaing dengan pemain-pemain yang sudah mapan, umumnya vendor China lebih mengunggulkan pada harga yang terjangkau namun dibungkus dengan spesifikasi menarik. Tak jarang, spesifikasi tersebut umumnya hanya terdapat di segmen menengah atas. Sehingga berujung pada perceive value. Nah, persepsi positif itu, pada gilirannya mendorong penjualan, dan mendongkrak pangsa pasar vendor-vendor China.

Tiga mantra utama, yaitu produk yang inovatif, teknologi terkini, dan harga yang kompetitif, terbukti menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi konsumen. Pasalnya, kebanyakan konsumen memang membeli ponsel lebih pada kebutuhan alias sesuai kantong, sehingga perkara merek bukan lagi prioritas.

Karena tak ada lagi fanatisme, merek-merek yang sebelumnya terbilang mapan, dengan sendirinya kehilangan market share yang sangat besar. Seperti yang dialami Samsung dan Motorola/Lenovo. Bahkan beberapa brand memilih mundur, seperti yang dilakukan Blackberry dan Acer. Begitu pun dengan LG yang memilih hengkang dari bisnis ponsel. Chaebol Korea itu, mengaku tak mampu mengimbangi agresifitas vendor-vendor China, meski sudah terjun ke bisnis ini dua dekade lalu.

Berkat strategi yang tepat, vendor-vendor China kini sukses menguasai dua segmen yang terbilang gemuk, low end dan mid end. Meski demikian, seiring dengan berjalannya waktu, vendor-vendor China pun mulai mengejar porsi yang lebih banyak di segmen premium (high end) yang menawarkan margin lebih tinggi.

Itu sebabnya selain kualitas dan inovasi produk, layanan bernilai tambah juga terus ditingkatkan agar tercipta emotional benefit  yang dibutuhkan pelanggan di segmen ini. Sehingga bisa setara dengan Apple dan Samsung, dua vendor yang selama ini menjadi penguasa segmen premium.

Di luar harga yang terjangkau dan spesifikasi mumpuni, kekuatan brand-brand China umumnya juga disokong oleh kehadiran brand ambassador (BA). Strategi menggaet pesohor memang efektif. Tak hanya menarik perhatian konsumen, namun juga mampu mendongkrak pamor brand secara instan. Ujung-ujungnya, konsumen digiring untuk memilih dan membeli produk.

Demi mengejar tiga tujuan tersebut, brand-brand China rela menggelontorkan dana yang tak sedikit untuk menggaet para pesohor. Baik selebriti maupun olahragawan. Berikut beberapa diantaranya.

Robert Downey Jr

Pemeran Iron Man di film Marvel Robert Downey Jr (RDJ). terbilang laris sebagai brand ambassador smartphone. Jika Anda penggemar film-film Marvel, mungkin ingat kalau RDJ pernah mempromosikan HTC One (M9) pada saat yang bersamaan dengan penayangan film Marvel “The Avengers: Age of Ultron” pada 2015 silam.

Nah, di film Marvel selanjutnya “Avengers: Endgame” yang rilis pada 2018, sang Iron Man kembali berkolaborasi dengan vendor smartphone yang tengah naik daun di kancah global. Di sini RDJ menjadi bagian dari kampanye OnePlus 7 Pro, smartphone flagship besutan OnePlus yang diklaim tak kalah dengan iPhone 11 Pro.

Chris Evans

Tecno Mobile sebagai brand ponsel baru tentu butuh upaya keras untuk merebut hati sekaligus kepercayaan konsumen. Salah satu strategi yang diambil Tecno yaitu mengandeng aktor internasional Chris Evans sebagai duta mereknya. Chris dikenal karena perannya sebagai Captain America dalam serial film Marvel Universe. Aktor berbakat Hollywood ini pun didaulat sebagai brand ambassador pada peluncuran smartphone Tecno terbaru, Camon Series pada 6 Mei 2021.

Penunjukkan Chris Evans sebagai duta merek menyusul kesepakatan perusahaan dengan Manchester City Football Club. Tecno menyebutkan kemitraan itu merupakan bagian dari strategi peningkatan merek global Tecno. Bertujuan untuk membuka teknologi kontemporer terbaik dalam desain artistik, menunjukkan penguasaannya dalam melayani konsumen generasi muda melalui inovasi yang canggih.

Lionel Messi

Vendor terkemuka China, Huawei terbilang getol memanfaatkan para pesohor sebagai brand ambassador. Tercatat nama-nama besar seperti Brooklyn (anak mantan sepakbola David Beckham), Henry Cavill (bintang film Superman), aktris cantik Holywood Scarlett Johansson, dan bomber Bayern Muenchen Robert Lewandonski pernah menjadi duta merek Huawei.

Selain itu  bintang sepak bola dunia Lionel Messi pernah menjadi bagian dari kampanye merek yang digencarkan oleh Huawei. Messi yang baru saja mengantarkan Argentina sebagai juara Copa America 2021, didaulat sebagai duta merek oleh Huawei pada 2016.

Huawei tidak mengungkapkan berapa dalam kocek yang harus dirogohnya dalam menggaet Messi sebagai brand ambassador. Namun, dari berbagai sumber yang beredar, nilainya mencapai 5 hingga 6 juta Euro per tahunnya atau sekitar Rp 88 miliar. Angka yang sangat fantastis.

Meski harus mengeluarkan dana tidak sedikit untuk menggaet Messi, namun Huawei mengambil manfaat maksimal dengan meroketnya pamor brand sehingga mendorong penjualan di pasar global. Terbukti pada 2018, vendor yang berbasis di Shenzen itu mampu meraih posisi kedua vendor smartphone dunia.

Sayangnya, pembatasan yang dilakukan oleh AS sejak 2019, membuat bisnis smartphone Huawei kini turun tajam. Padahal, jika tidak diembargo oleh AS, Huawei bisa jadi sudah nangkring di posisi nomor satu vendor smartphone dunia sejak 2020.

Di luar Lionel Messi, bomber Bayern Muenchen Robert Lewandonski dan ujung tombak Barcelona Antoine Griezmann juga pernah menjadi duta merek Huawei. Pesepakbola top lainnya yang juga pernah bekerjasama dengan  vendor-vendor China adalah Ronaldo (Nubia), Mohammad Salah dan Neymar (Oppo).

Artikel Terbaru