spot_img
BerandaNewsBanjir Henan: 13.000 Base Station 5G Kembali Online

Banjir Henan: 13.000 Base Station 5G Kembali Online

-

Jakarta, Selular.ID – Setelah sempat diguyur hujan lebat di provinsi terpadat ketiga di China, Henan menyebabkan banjir mematikan hujan telah berhenti. Pencarian aktif, penyelamatan, dan perbaikan kebutuhan. Provinsi ini dikepung oleh banjir selama beberapa hari.

Namun, sekarang secara bertahap kembali normal. Jaringan transportasi dan fasilitas umum lainnya kini aktif kembali, selain itu, air, listrik, dan jaringan lainnya sudah beroperasi kembali.

Menurut berita China Mobile, mulai pukul 9:00 waktu setempat, dengan upaya bersama dari perusahaan grup untuk memobilisasi 131 tim pendukung dari beberapa perusahaan provinsi dan 255 tim pendukung dari perusahaan Henan, China Mobile telah membangun komunikasi stasiun pangkalan di area utama Zhengzhou termasuk daerah perkotaan utama.

Namun, ada daerah lain yang masih berjuang untuk kembali online. China Mobile telah mengerahkan 48 tim pendukung dan 8 kendaraan komunikasi darurat ke Xinxiang, Anyang, Hebi, dan Jiaozuo di kota-kota yang paling parah dilanda bencana.
Komunikasi di kota-kota yang dilanda bencana mempercepat pemulihan. Selanjutnya, semua pembelian peralatan komunikasi yang mendesak mulai berdatangan. Provinsi sedang berusaha keras untuk memulihkan gangguan komunikasi akibat kerusakan peralatan 25 hari yang lalu.

Sampai sekarang, China Mobile di Henan sekarang memiliki 13.299 BTS 5G dalam kondisi kerja. Perusahaan juga telah memperbaiki 257 kabel optik yang rusak dan telah mengirimkan 6.700 kendaraan.

Baca juga :  Jangan Sampai Gelaran 5G Indonesia Hanya Menjadi ‘Karpet Merah’ Aplikasi Asing, Rugi!

Selanjutnya, ia memiliki 22.400 personel, 4.900 mesin diesel, dan 382 telepon satelit di darat untuk memulihkan layanan. Selanjutnya, business hall China Mobile memberikan bantuan darurat gratis kepada masyarakat. Ini menyediakan air panas, pengisian, dan pengeringan ponsel. Sampai saat ini, ini telah membantu lebih dari 5.000 orang secara total.

Pada saat yang sama, saluran online membuka layanan penanganan darurat masalah pengguna. Ada juga 616 layanan bantuan darurat untuk kota-kota yang dilanda bencana. Penting untuk dicatat bahwa karena banjir besar di Kota Mihe, Kota Gongyi, Zhengzhou, komunikasi terputus sama sekali.

Baca Juga:Hendri Mulya Syam: Implementasi 5G Telkomsel Mengakselerasi Industry 4.0

Baca juga :  Walaupun Masih Terbatas, Pengamat: Kini Konsumen Boyong Smartphone Baru Karena Alasan 5G

China Mobile juga mengirimkan drone Pterosaurus dan mengudara selama 5 jam untuk memberikan jaminan komunikasi bagi para korban. Ini memainkan peran besar dalam kelancaran komunikasi penduduk setempat dan pekerjaan bantuan bencana.

Hingga hari ini, jumlah korban tewas akibat banjir di Henan kini mencapai 63 orang. Banjir akibat hujan ini merupakan curah hujan terberat yang melanda Henan dalam 1.000 tahun. Untuk mengalihkan gelombang air, militer China harus meledakkan bendungan yang tidak aktif. Selain 63 kematian yang dikonfirmasi, lima orang masih belum ditemukan.

 

spot_img

Artikel Terbaru