Beranda News Social Media Ancam TikTok, Spotlight Gaet 100 Juta Pengguna Dua Bulan Dirilis

Ancam TikTok, Spotlight Gaet 100 Juta Pengguna Dua Bulan Dirilis

-

Jakarta, Selular.ID – Snapchat merilis Spotlight, baru-baru ini. Spotlight memungkinkan penggunanya berbagi video pendek layaknya TikTok.

Dan keberadaan Spotlight bisa dianggap ancaman, diam-diam aplikasi ini telah memiliki pengguna yang tidak dapat diremehkan. Dilaporkan Engadget, Spotlight telah mendapat 100 juta pengguna hingga Januari 2021, artinya perolehan pengguna didapat hanya dua bulan setelah peluncuran.

Tentu pencapaian ini sangat baik bagi perusahaan, dan telah mengambil alih tab paling kanan dalam aplikasi Snapchat.

Snap sendiri cukup serius mengolah Spotlight, perusahaan telah menginvestasikan banyak biaya agar Spotlight bisa menjadi populer. Bahkan, perusahaan menjanjikan uang sebesar USD1 juta atau sekitar Rp14 miliar per hari untuk pembuat konten selama lebih dari sebulan.

Tujuannya agar orang lain tertarik untuk membuat konten dan mengunggahnya di Spotlight, tentu dengan konten yang menyenangkan untuk dilihat.

Tidak masalah apakah orang itu memiliki subscriber dalam jumlah besar tapi lebih didasarkan pada unique view dibandingkan Snap lain pada hari itu. Pengguna dapat terus memperoleh penghasilan dari video mereka jika video tersebut populer selama beberapa hari dalam satu waktu.

Namun untuk berkesempatan mendapatkan uang tersebut, mereka yang memposting di Spotlight harus mengikuti pedoman konten dan ketentuan Snap, salah satunya berusia 16 tahun ke atas.

Spotlight akan memiliki aplikasinya sendiri. Nantinya pengguna dapat memposting video berdurasi hingga 60 detik.

Baca Juga:Saingi TikTok, Snapchat Kini Punya Fitur Musik

Saat ini Spotlight hanya tersedia di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Irlandia, Norwegia, Swedia, Denmark, Jerman dan Prancis, dengan lebih banyak negara segera hadir.

Meski demikian, TikTok tentu masih memimpin di layanan video pendek ini. Pada Juni tahun lalu, pengguna bulanannya di Amerika Serikat telah mencapai 100 juta orang

Artikel Terbaru