Beranda Bincang Eksekutif DANA Dukung Ekonomi Indonesia Melalui Transformasi Keuangan Digital

DANA Dukung Ekonomi Indonesia Melalui Transformasi Keuangan Digital

-

Jakarta, Selular.ID –Transaksi elektronik dengan menggunakan aplikasi dompet digital atau e-wallet semakin meningkat. Selain dianggap praktis, aman, cepat, dan menawarkan banyak keuntungan, transaksi seperti ini pun juga dianggap lebih aman, di saat Pandemi seperti sekarang ini. Karena sesuai dengan protokol kesehatan yang tidak berinteraksi langsung.

Begitupun DANA, Selama masa pandemi, transaksi digital DANA tercatat meningkatkan hingga 98%.  Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA menuturkan, transaksi digital di masa pandemi tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi sebuah keharusan. Oleh karena itu, masa pandemi mendorong masyarakat untuk mengeksplor berbagai fitur yang ada dalam layanan dompet digital, tak terkecuali DANA.

DANA pun siap mendukung tumbuh kembali ekonomi di Indonesia, melalui transformasi keuangan digital. Selanjutnya bagaimana strategi DANA untuk tetap bersaing di Indonesia, dan inovasi apa saja yang akan dikembangkan DANA, berikut petikan wawancara Selular.ID dengan Vince Iswara.

Bagaimana perkembangan bisnis DANA di Indonesia? (dari pertama hadir, sampai saat ini)
Perkembangan bisnis DANA sejak pertama hadir di Indonesia hingga saat ini menunjukkan perkembangan yang positif. Selain makin dikenal oleh masyarakat luas, perkembangan bisnis DANA juga ditunjukkan dengan jumlah pengguna yang kian bertambah setiap tahunnya.

Hingga tahun 2020, DANA mencatat ada 45 juta pengguna yang tersebar di seluruh Indonesia, 200.000 mitra bisnis telah bergabung bersama DANA, hingga lebih dari 1.900 mitra online terdaftar.

Di setiap tahunnya, DANA juga terus menghadirkan inovasi produk dan teknologi terbaru untuk menambah keamanan dan kenyamanan pengguna kami dalam bertransaksi digital. Oleh karena itu, dalam perkembangan bisnis DANA, kami tidak bergerak sendiri, tetapi turut melibatkan pelbagai ekosistem ekonomi agar dampak yang dirasakan makin besar dan terasa hingga ke pengguna.

Dalam kurun waktu dua tahun, DANA sukses memperluas kolaborasi kami dengan pemerintah lewat dukungan dan sinergi program yang erat kaitannya dengan transformasi digital bagi UMKM, DANA juga menambah mitra nasional dan global (Apple, Spotify, TikTok) untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna, hingga bergerak bersama komunitas untuk memperkuat terciptanya masyarakat go digital di berbagai kalangan.

Sebagai layanan dompet digital, apa yang membedakan DANA dengan layanan dompet digital lainnya?
Salah satu yang menjadi keunggulan DANA sebagai dompet digital adalah teknologi yang dimiliki. DANA selalu mengedepankan teknologi yang andal untuk mendukung berjalannya layanan finansial bagi masyarakat. Dengan teknologi yang mumpuni, DANA berharap dapat menjadi dompet digital kepercayaan pengguna dan mendukung setiap kegiatan transaksi digital dengan aman, mudah, praktis, dan nyaman. Salah satu bentuk komitmen DANA terhadap teknologi ini juga diwujudkan dengan pemberian DANA jaminan proteksi 100% kepada para pengguna dompet digital DANA sesuai Syarat & Ketentuan berlaku.

Apakah penyerapan DANA sudah tersebar di seluruh Indonesia?
Pengguna DANA saat ini didominasi oleh kota-kota besar di Indonesia. Meski demikian, DANA terus mengembangkan potensi pengguna DANA di penjuru kota lainnya dengan menggandeng pemerintah daerah dan komunitas setempat. Lewat dukungan pemerintah daerah dan komunitas setempat serta penyelenggaraan pendampingan yang berkala, DANA optimis dapat melakukan pemerataan pengguna di seluruh tanah air.

Salah satu upaya yang DANA lakukan adalah dengan mendukung program Bangga Buatan Indonesia bersama Kemenko Marves dan Kemenkop UKM, di mana DANA ikut mendorong UMKM di berbagai daerah untuk go digital. Program ini menjadi cara yang tepat untuk DANA mendorong pelaku UMKM di berbagai daerah dalam memanfaatkan transaksi digital. Sebagai sahabat UMKM, DANA aktif mengoptimalkan platform, melakukan pendampingan, dan memanfaatkan promosi untuk menstimuli penggunaan transaksi digital termasuk QRIS. Harapannya DANA makin familiar untuk digunakan dalam kehidupan bertransaksi masyarakat sehari-hari.

Seperti apa ekosistem pembayaran digital di Indonesia?
Ekosistem pembayaran digital di Indonesia saat ini makin berkembang. Hal ini diindikasikan dengan bermunculannya layanan pembayaran digital yang kian beragam, serta dukungan ekosistem ekonomi lain seperti pemerintah, institusi finansial, hingga e-niaga yang makin menggencarkan pembayaran digital itu sendiri.

Sinergi dari seluruh mata rantai ekonomi ini menjadi penting dan berpengaruh banyak bagi percepatan transformasi transaksi digital di masyarakat. Sinergi yang berkesinambungan antar seluruh pihak ini diharapkan kelak dapat menumbuhkan budaya transaksi digital, bahkan berpotensi untuk menguatkan perekonomian nasional.

Berkembangnya ekosistem pembayaran digital yang lebih kokoh juga dapat bermanfaat banyak bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Selain pelaku UMKM akan lebih adaptif dengan dinamika yang terjadi, pelaku usaha juga mampu menjawab kebutuhan pelanggan, dan bisa berinovasi serta tetap punya daya saing di era digital ini. DANA sendiri memiliki perhatian yang tinggi untuk sektor ini. Bagi UMKM, DANA adalah sahabat yang bisa mereka andalkan untuk go digital dengan mudah.

Saat ini berapa pengguna DANA?
Pengguna DANA hingga tahun 2020 mencapai lebih dari 45 juta pengguna. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pengguna atas kepercayaannya menggunakan DANA.

Paling banyak pengguna DANA direntang usia berapa?
DANA saat ini paling banyak diminati oleh pengguna di usia awal 20 hingga 35 tahun, baik perempuan dan laki-laki.

Dan di kota mana pengguna DANA yang lebih dominan?
Mengacu pada jawaban nomor tiga, pengguna DANA masih didominasi oleh pengguna di kota-kota besar di Indonesia, terutama pada kota-kota Jabodetabek. Porsi terbesar pengguna DANA masih ditempati oleh masyarakat kota Jakarta. Meski demikian, pendekatan dan edukasi terus kami lakukan untuk mencapai masyarakat digital yang lebih merata.

Bagaimana mengedukasi masyarakat agar beralih ke layanan dompet digital?
Kami percaya bahwa kunci utama yang dibutuhkan dari setiap edukasi adalah kanal, kolaborasi, dan kesinambungan.

Artinya, DANA tidak berhenti memanfaatkan satu kanal saja di satu waktu, tetapi mensinergikan berbagai kanal serta menggandeng ekosistem lainnya dalam jangka waktu yang berkala. Untuk pelaku UMKM, misalnya, DANA melakukan pendampingan berkala yang dapat memajukan usaha mereka dan memudahkan pemahaman pelaku usaha akan transaksi digital. Edukasi untuk pengguna biasa lainnya juga dilakukan lewat asupan konten yang bermanfaat di kanal milik DANA ataupun menyebarluaskan informasi mengenai DANA melalui media.

Selagi mengedukasi masyarakat dengan tiga kunci tersebut, DANA juga tak lupa memastikan dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat dengan teknologi dan produk yang ditawarkan. Maka dari itu, pengembangan teknologi dan kapabilitas senantiasa akan terus menjadi fokus DANA.

Apa nilai lebih yang ditawarkan supaya orang mau memakai DANA?
Sesuai dengan pilar DANA, DANA menawarkan berbagai manfaat dan kemudahan bagi pengguna, terutama yang erat kaitannya dengan transaksi digital. Lewat ketiga pilarnya, DANA menawarkan tiga hal berikut:

– Trusted
DANA menerapkan teknologi untuk menjamin keamanan, kenyaman, dan kelancaran bertransaksi para pengguna, di antaranya dengan menerapkan risk engine/fraud detection engine berbasis Artificial Intelligence dalam menganalisa setiap transaksi yang dilakukan pengguna kami. DANA juga mengembangkan DANA Protection untuk memberikan proteksi 100% kepada para penggunanya sesuai Syarat & Ketentuan yang berlaku.

– Friendly
DANA mudah dan nyaman digunakan dan dilengkapi berbagai fitur yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

– Accessible
DANA dapat digunakan oleh siapa pun, baik pengguna hingga bisnis dengan berbagai skala, mulai dari UMKM, mitra nasional hingga global, dan e-commerce.

Sejauh ini teknologi apa saja yang sudah dikembangkan DANA, untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya?
Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna, DANA menciptakan User Experience (UX) atau pengalaman bertransaksi digital yang mudah, nyaman, aman, dan mengesankan. Teknologi dan produk yang dikembangkan selalu dibuat adaptif sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu.

Misalnya di masa pandemi ini, DANA telah mengembangkan fitur-fitur baru yang memperkaya pengalaman para pengguna dalam bertransaksi nontunai melalui rumah. Beberapa fitur tersebut diantaranya adalah layanan ‘Pesan dari Rumah’ atau DANA Home Shopping, DANA Delivery yaitu jasa antar untuk memudahkan berjalannya bisnis pelaku UMKM di masa pandemi, dan banyak lagi.

Lewat fitur-fitur yang memudahkan, pengguna secara tidak langsung akan merasakan kenyamanan dan membuat pengguna kami terus mempercayakan DANA sebagai dompet digital pilihannya.

Untuk keamanan, teknologi apa saja yang diandalkan DANA?
DANA sangat mengutamakan keamanan sistem dan perlindungan data para penggunanya. Bagi kami, keamanan adalah dasar kepercayaan pengguna dompet digital DANA. DANA saat ini memastikan keamanan dengan berbagai cara, seperti memiliki Data Center dan Data Recovery Center di Indonesia, memiliki Sertifikasi PCIDSS (Payment Card Industry Data Security Standard), menerapkan zero data sharing policy, melakukan kerja sama dengan Dukcapil untuk verifikasi data.

Selain upaya tersebut, DANA juga mengembangkan beberapa fitur seperti DANA Face Login. Dengan fitur ini, pengguna tak perlu khawatir untuk gagal melakukan login akibat lupa PIN. Atau yang paling kritikal, bisa menghindarkan dari kemungkinan pengambilalihan akun DANA akibat informasi tentang PIN pengguna diketahui oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab.

Layanan apa atau fitur apa yang banyak diandalkan pengguna DANA?
Ada lima fitur yang paling banyak dimanfaatkan pengguna DANA saat ini, diantaranya transaksi melalui QRIS, transaksi dengan online merchant, P2P (atau ‘Kirim Uang’), Biller (atau ‘Pembayaran Tagihan’) termasuk listrik, air, BPJS, dan lainnya, dan yang terakhir fitu DANA Bisnis.

Terkait pandemi tentunya ada peningkatan transaksi, mengingat masyarakat lebih mengandalkan pembayaran online, berapa peningkatannya?
Selama masa pandemi, transaksi digital tercatat meningkatkan hingga 98%. Kami menangkap transaksi digital di masa pandemi tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi sebuah keharusan. Oleh karena itu, masa pandemi mendorong masyarakat untuk mengeksplor berbagai fitur DANA.

Fitur yang cukup meningkat signifikan selama masa pandemi diantaranya adalah fitur Bayar Tagihan dan Kirim Uang. Pembayaran tagihan ini mencakup kebutuhan sehari-hari seperti listrik, gas, tagihan telepon, pembelian pulsa. Sementara pengiriman uang yang dimaksud adalah transfer ke sesama pengguna DANA melalui akun virtual, ke rekening bank, serta dapat digunakan untuk mengirimkan uang lewat aplikasi pesan WhatsApp serta LINE. Selain kedua fitur tersebut, penggunaan DANA untuk pembelanjaan lewat e-niaga juga menyumbang kontribusi yang cukup besar, apalagi mengingat DANA kini tersedia di tiga e-niaga favorit pengguna.

Baca Juga:Pengguna Dana Kini Dapat Berinvestasi Emas melaui eMas

Bagaimana strategi DANA bersaing dengan layanan dompet digital lainnya?
Bagi DANA, layanan dompet digital lain merupakan sesama penggerak bagi terwujudnya layanan finansial digital yang inklusif. Kehadiran layanan dompet digital lain kami nilai positif untuk mendorong masyarakat dalam memanfaatkan transaksi digital salah. Meski demikian, kami tetap menggencarkan strategi kami agar dapat memberikan layanan transaksi digital terbaik. Strateginya melalui pengembangan teknologi dan kapabilitas dompet digital DANA. Tujuannya agar pengalaman pengguna yang kami hadirkan makin kaya dan meyakinkan mereka bahwa DANA adalah pilihan terbaik dan tepercaya sebagai dompet digital.

Tak lupa, kami juga senantiasa mendengar masukan pengguna DANA agar dapat menjadi acuan kami dalam mengembangkan produk yang tepat guna.

Harapan DANA kedepannya seperti apa?
DANA sebagai penyedia infrastruktur pembayaran nontunai siap mendukung tumbuhnya kembali ekonomi di Indonesia melalui transformasi keuangan digital. DANA akan terus memunculkan inovasi teknologi dan produk terbaru yang akan mengakomodir kebutuhan pengguna dan lebih lagi mengakselereasi kemampuan mereka dalam bertransaksi digital. Seluruh upaya ini selaras dengan visi kami sejak awal berdiri yaitu menjadi jembatan bagi seluruh ekosistem ekonomi dan menciptakan terwujudnya Indonesia cashless society.

Artikel Terbaru