Wednesday, June 3, 2020
Home News Market Update Meski Dikepung Vendor China, Samsung Dominasi Pasar Smartphone 5G

Meski Dikepung Vendor China, Samsung Dominasi Pasar Smartphone 5G

-

Jakarta, Selular.ID – Angka-angka Strategy Analytics menunjukkan pengiriman smartphone 5G di Q1-2020 melampaui jumlah yang dikirimkan sepanjang 2019, dengan permintaan di pasar China yang terbilang kuat.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan riset itu mengatakan 24,1 juta unit smartphone 5G telah dikirimkan pada kuartal tersebut, dibandingkan dengan 18,7 juta sepanjang 2019. China muncul sebagai pemimpin dalam hal permintaan, setelah terlepas dari dampak Covid-19 (coronavirus), diikuti oleh Korea Selatan, AS dan Eropa.

Neil Mawston, Direktur Eksekutif Strategy Analytics, mengatakan permintaan di China mencerminkan “kecepatan operator China meluncurkan jaringan 5G”, dan keberhasilannya bahkan lebih signifikan mengingat sebagian besar negara ditutup selama periode karena pandemi.

“Karena Cina terus meningkatkan kegiatan ekonomi, kami berharap pengiriman 5G ke pasar ini akan terus berkembang secara dramatis pada tahun 2020,” tambahnya.

Sekedar diketahui, setelah komersialisasi 5G pada Oktober tahun lalu, China terus menggenjot pembangunan jaringan 5G. Beijing telah lama mempertimbangkan membangun 5G harus menjadi prioritas strategis, menyusul pembentukan jaringan 3G yang relatif terlambat.

Menurut laporan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT), China telah membangun 130.000 BTS sepanjang 2019. Angka itu diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 600.000 unit pada akhir 2020. Hal ini menunjukkan, investasi akan terus digelontorkan tanpa terpengaruh wabah corona.

Meski pertumbuhan smartphone 5G terus meningkat, namun kue yang dinikmati tetap terbatas pada vendor-vendor utama. Strategy Analytics melaporkan, Samsung memimpin dengan 8,3 juta unit dikirimkan dengan pangsa pasar 34,4 persen. Huawei, termasuk sub-merek Honor, juga meraih sukses besar, mengumpulkan 33,2 persen saham dengan 8 juta unit yang dipindahkan.

Lima besar lainnya dikuasai pemain China Vivo, Xiaomi dan Oppo, yang masing-masing dikapalkan 2,9 juta, 2,5 juta dan 1,2 juta unit.

Menurut Ville-Petteri Ukonaho, Associate Director Strategy Analytics, keberhasilan Samsung di posisi terdepan berkat kuatnya jaringan distribusi global, kemitraan dengan banyak operator dan model-model baru yang dirilis pada periode tersebut, termasuk S20 5G dan S20 Ultra 5G.

Menurut Ville Petteri-Ukonaho, tak diragukan lagi bahwa China akan memegang kunci volume penjualan perangkat 5G pada tahun 2020 ini.

“Perusahaan yang dapat meraih pangsa pasar perangkat 5G terbanyak, tentunya akan memiliki pengaruh besar untuk menggerakkan kurva belajar (learning curve), baik dari sisi produksi maupun penyebaran perangkat 5G,” ujar Ville.

Di sisi lain, SVP Strategy Analytics, David Kerr mencatat bahwa Samsung saat ini adalah vendor pembuat perangkat 5G terkemuka. Sayangnya, Samsung tidak berkutik di pasar China. Sejak beberapa tahun terakhir, pangsa pasar Samsung di China kurang dari 1 persen. Padahal negeri Tirai Bambu itu, saat ini menyerap smartphone 5G terbanyak dibandingkan negara-negara front runner lainnya.

Seiring dengan meningkatnya permintaan, kue smartphone 5G memang semakin gurih bagi vendor ponsel. Perusahaan jasa keuangan, perbankan dan investasi yang berbasis di AS, Goldman Sachs, bahkan memperkirakan pengiriman smartphone 5G secara global, bisa mencapai 200 juta unit sepanjang 2020. Dengan hampir setengahnya diserap oleh China.

TERBARU

Sony Tunda Acara PS5

Jakarta, Selular.ID - Usai mengumumkan bakal menggelar acara PS5  pada 5 Juni, kini Sony...

Epic Game Gratiskan Sludge Life Selama Setahun

Jakarta, Selular.ID – Setelah sebelumnya Epic Game bagi-bagi gratis game GTA V, Civilization VI,...

LG Velvet Tersedia di Pasar Eropa

Jakarta, Selular.ID - Setelah beberapa kali merilis video promosi, LG Velvet akahirnya diluncurkan di...

Latest