Friday, May 29, 2020
Home News Social Media Byte Akan Bayar Kreator Video, TikTok Kapan?

Byte Akan Bayar Kreator Video, TikTok Kapan?

-

Jakarta, Selular.ID – Platform berbagi video pendek TikTok mendapat persaingan ketat dari rivalnya yang baru berusia satu bulan, Byte. Aplikasi buatan mantan kreator Vine itu menerapkan segala upaya guna memikat para kreator konten dunia.

Byte mengumumkan akan mulai membayar kreator video pada bulan April, menawarkan total pembayaran $250.000 atau setara Rp3,6 miliar, kepada sekelompok kreator dalam program kemitraannya.

Untuk pilot, program ini akan terbatas. Hanya ada 100 kreator yang akan dimasukkan, dan mereka harus mendaftar dan dipilih oleh Byte. Saat ini perusahaan sedang mencari akun yang secara teratur memposting, membuat video potret layar penuh.

Byte akan membayar mitra setiap 30 hari berdasarkan jumlah pemirsa mereka. Kreator akan dimasukkan ke dalam “Golongan Pemirsa,” dan semua orang di kelompok yang sama akan dibayar sejumlah uang yang sama.

Perusahaan tidak memberitahukan secara spesifik berapa banyak yang akan diperoleh para kreator konten.

Mungkin ini permulaan yang kecil, namun merupakan langkah penting bagi aplikasi video pemula.

Dibandingkan TikTok, hingga saat ini, perusahaan tidak mempunyai program untuk membayar para kreator video melalui platform itu sendiri.

Langkah Byte bisa mendorong para kreator yang sukses di TikTok untuk berpindah platform ketika mereka ingin mengubah video viral mereka dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Kumpulan pembayaran awal sebesar $250.000 (Rp3,6 miliar) akan dibagi menjadi empat pembayaran. Setelah itu, Byte bermaksud membuat gelombang pembayaran baru, dengan lebih banyak kreator.

Perusahaan bermaksud meluncurkan gelombang pembayaran baru setiap 120 hari.

Byte mengatakan, untuk saat ini, ia mengembalikan “100% pendapatan iklan” ke Partner Program untuk membayar kreator konten.

Iklan tidak akan bergulir di awal video atau di feed pengguna. Misalnya iklan Nike, akan muncul di aplikasi sebagai “sponsored section”.

“Rencana jangka panjang kami adalah sebagian besar pendapatan kami untuk kreator, dan sebagin kecil lainnya akan kami gunakan untuk operasional dan membantu bisnis kami,” tulis Byte bulan lalu.

Di Indonesia, Byte belum resmi meluncur, maka tidak bisa ditemukan di App Store maupun Play Store. Namun, melihat ketenaran TikTok saat ini, sepertinya Byte tidak akan lama lagi rilis di tanah air.

TERBARU

iPhone 11 Jadi Smartphone Terlaris Dunia pada Q1 2020

Jakarta, Selular.ID - Apple bisa dibilang tepat mengambil keputusan untuk merilis iPhone 11 pada...

GoCar Pasang Sekat Pelindung di Era New Normal

Jakarta, Selular. ID - Gojek meningkatkan protokol kesehatan dan standar higienitas guna membantu masyarakat...

Siap Beri Pinjaman Bunga Rendah, Julo Kantongi Izin OJK

Jakarta, Selular.ID - Di tengah maraknya penutupan perusahaan fintech ilegal di tengah suasana pandemi...

Latest