Monday, March 30, 2020
Home Apps Psikolog: Sebaiknya Hapus Netflix di Smartphone Anak-anak

Psikolog: Sebaiknya Hapus Netflix di Smartphone Anak-anak

-

Jakarta, Selular.ID – Pemblokiran yang dilakukan Telkom terhadap layanan streaming video Netflix masih dilakukan. Telkom sendiri telah memblokir Netflix sejak Januari 2016. Dengan begitu, layanan-layanan Telkom, termasuk IndiHome dan Telkomsel, tidak bisa dipakai untuk mengakses layanan Netflix. Meskipun sempat ada wacana blokir itu akan dibuka, tapi pada kenyataannya hingga sekarang belum ada titik terang dari persoalan ini.

Alasan pemblikiran dilakukan, Netflix disebut-sebut belum mampu mengikuti aturan yang ada di Indonesia, karena memuat konten pornografi, serta LGBT. Pasalnya, sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki aturan mengenai konten internet dan film. Untuk internet, ada UU ITE Nomor 11 Tahun 2008 yang melarang penyebaran konten pornografi, ujaran kebencian, dan semua hal berbasis SARA.

Dan tentunya hal tersebut cukup meresahkan jika dicermati, apalagi Netflix bisa diakses dengan mudah melalui smartphone, yang tentunya bisa diakses anak-anak kapan pun dan dimanapun, meskipun Netflix sendiri telah dibekali mode ramah anak-anak, yang akan memisahkan konten dewasa dengan anak-anak.

Melihat hal itu Kasandra Putranto, Psikolog Klinis and Forensik mengatakan bahwa peran orang tua sangat diperlukan, pasalnya, dengan dibekali fitur untuk anak-anak, seharusnya bisa dimonitor orang dewasa. Dan andaikan anak-anak sudah terlanjur menemukan konten yang belum pantas untuk dilihat, menurut Kasandra orang tua harus memberikan pemahaman yang mudah dipahami dan tidak perlu dirahasiakan.

“Mereka harus diberitahu dengan hal-hal yang masuk akal.  Jangan emosi ketika mengetahui anak-anak kedapatan melihat,’ujar Kasandra dalam pesan singkat kepada Selular.ID.

Baca Juga :Indonesia ICT Institute: Sekelas Mendikbud, Harusnya Tidak Gandeng Netflix

Meskipun sudah didukung dengan fitur atau mode anak-anak, Kasandra tidak menjamin bahwa hal itu cukup memberikan keamanan untuk dikosumsi anak- anak, karena dikatakan Kasandra konten-konten dewasa lebih banyak hal-hal negatif yang ditimbulkan, dalam masa perkembangannya.

“Sebaiknya sih tidak ada Netflik di smartphone mereka, apapun alasannya, karena tidak penting juga, dan tidak ada ada regulasi yang cukup untuk melindungi. Harus meningkatkan pengawasann orang tua,”Tutup Kasandra

Latest