Tuesday, April 7, 2020
Home News BRTI: Registrasi SIM Card, Akan Menerapkan Otentikasi Biometrik

BRTI: Registrasi SIM Card, Akan Menerapkan Otentikasi Biometrik

-

Jakarta, Selular.ID – Menanggapi kasus yang dialami Ilham Bintang, wartawan senior, mengenai kasus pembobolan rekening bank melalui nomor ponsel.

I Ketut Prihadi Kresna, Komisioner BRTI, mengatakan, akan menerapkan otentikasi biometrik untuk proses registrasi SIM Card prabayar.

Otentikasi biometrik akan menjadi proses tambahan selain harus menyertakan identitas diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK).

“Kami perlu meyakini dulu dengan metode ini memang bisa dijalankan atau tidak. terutama dari sistemnya, sistemnya kan tidak hanya dari Kemenkominfo dan operator saja, tetapi juga general di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” tutur Ketut di Jakarta, (22/01/20).

Kordinasi ini dilakukan untuk mengetahui seberapa siap aturan tersebut dijalankan. Dan Ketut berharap, kalau otentikasi biometrik dapat dieksekusi tahun ini.

“Setelah ini semua dirasakan bisa, dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bisa, operator dan Dukcapil oke, baru kami terapkan peraturannya dan kapan dimulainya,” ucap Ketut.

Dikatakan Ketut, Dukcapil harus mengetahui terlebih dahulu seberapa kuat jaringan di sana untuk bisa menerima registrasi SIM Card dengan otentikasi biometrik.

Saat ini, proses registrasi SIM Card prabayar membutuhkan NIK berupa KTP atau KK kemudian di daftarkan melalui SMS ke nomor 4444. Menurut Ketut, proses tersebut belum cukup efektif menangkal potensi penyalahgunaan data pribadi pengguna layanan seluler.

Saat masih menggunakan SMS untuk proses registrasi, menurut Ketut, data pribadi seseorang kalau digunakan orang lain operator tidak tahu. Nanti kalau sudah diterapkan otentikasi biometrik, jika datanya ingin dipakai harus ada foto wajah, iris mata atau sidik jarinya, operator jadi lebih bertanggung jawab atas data pengguna.

“Intinya, dengan biometrik operator lebih bertanggung jawab terhadap validitas data pelanggannya, mereka nggak akan bisa ngeles lagi (kalau ada kejadian yang melibatkan data pribadi pelanggan). Kalau sekarang masih bisa begitu, karena memang registrasi melalui SMS kan tidak diketahui siapa dia sebenarnya, apakah ‘dia benar dia’,” lanjut Ketut.

Baca Juga :Kasus Ilham Bintang, BRTI Tanggapi SOP Operator

Namun perlu diingat, apa yang direncanakan BRTI terkait otentikasi biometrik bagi proses registrasi SIM Card prabayar hanya akan berlaku bagi pengguna baru. Pengguna lama atau eksisting tidak akan terkena proses tersebut.

Untuk layanan lain seperti pascabayar, Ketut juga menyatakan hal tersebut bisa dilakukan. Otentikasi biometrik bagi pelanggan pascabayar nantinya diharapkan bisa juga lebih melindungi data-data konsumen di dalamnya, terlebih, untuk keperluan pembayaran.

TERBARU

Zoom Tambah Fitur Keamanan

Jakarta, Selular.ID - Dalam upaya untuk mencegah Zoombombing, dengan orang tidak bertanggung jawab dan...

Vidio Beri Gratis Nonton 14 Hari

Jakarta, Selular.ID – Mendukung imbauan di rumah aja sebagai kebijakan pemerintah untuk meminimalisir penyebaran...

Penjualan Smartphone Xiaomi Menurun

Jakarta, Selular.ID - Seperti yang kita semua tahu, banyak perusahaan teknologi berjuang dengan penjualan dalam...

Latest