Tuesday, February 18, 2020
Home News Kasus Ilham Bintang, BRTI Tanggapi SOP Operator

Kasus Ilham Bintang, BRTI Tanggapi SOP Operator

-

Jakarta, Selular.ID – Kasus pembobolan rekening bank melalui nomor ponsel yang baru saja dialami Ilham Bintang, wartawan senior, mendapat perhatian khusus dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)

Pasalnya, pembobolan rekening ini dilakukan lewat pembajakan kartu Subscriber Identity Module (SIM) Indosat milik Ilham Bintang.

I Ketut Prihadi Kresna Mukti, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, menjelaskan bahwa terkait hal itu, minggu depan BRTI akan bertemu dengan operator. Pasalnya, Dikatakan dia, operator adalah penyelenggara telekomunikasi dan hal yang dialami ilham Bintang adalah terikait SOP operator.

Meski begitu, dia meyakini Standar Operasional Prosedur (SOP) atau prosedur- prosedur pergantian kartu pasti sudah baik.

“Pasti prosedurnya jelas, tetapi kalau ternyata ada kelalaian, itu mungkin. Intinya, suatu badan usaha mau loyalty konsumen. Artinya, dia berusaha berbuat sebaik mungkin, gak akan jerumusin konsumen,” ujar Ketut, di Kementeriaan Komunikasi dan Informatika, Jakarta (22/01/20).

Lebih jauh ketut mengatakan, pada prinsipnya operator tidak akan menjerumuskan dirinya sendiri Dan operator menurutnya sudah ada ISO 27001. Namun, Ketut mengakui kalau operator melakukan outsourcing untuk melakukan proses -proses pergantian kartu di gerai-gerai tadi.

“Jangan sampai SOP nya sudah benar, tapi implementasinya tidak benar,” tuturnya.

Dikatakan Ketut, evaluasi seperti ini rutin, atau ketika ada masalah. Dan kejadian ini menurut Ketut intinya ini tanggung jawab operator, kalau operator ada perpanjangan tangan ke gerai, tanggung jawabnya tetap ke operator.

Baca Juga :Pengamat: Pencurian Nomor Ponsel Ilham Bintang Kerjaan “Organized Crime”

“Gak bisa lepas tangan ke BRTI Operator yang dapat ijin artinya operator yang tanggung jawab,kata Ketut lagi.

Disingung mengenai penggunaan biometrik, dikatakan Ketut hal tersebut baru dibicarakan dengan operator. Hal ini untuk mencegah orang pakai data orang lain. Data biometrik ini nanti terekam di Dukcapil, jadi nanti kita datanya akan terhubung dengan Dukcapil.

Latest