Sunday, December 8, 2019
Home News Telco Jaringan 5G Hadir di Indonesia pada 2025 ?

Jaringan 5G Hadir di Indonesia pada 2025 ?

-

Jakarta, Selular.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memprediksi 5G sudah hadir pada 2025 nanti. Ismail, selaku Dirjen SDPPI Kominfo, menyebut dominasi BTS yang akan terjadi di tahun 2025 tentunya memungkinkan perubahan jaringan ke 5G

“Pada 2025, 4G sudah sangat mendominasi, artinya 4G ini ready to 5G, berarti 70 persen di 2025 nanti sudah siap 5G juga,” ungkap Ismail, di sela-sela acara Selular Telco Outlook 2020, Senin (2/12).

Namun, Ismail mengatakan pihaknya tak ingin terlalu cepat menuju 5G, melainkan sedang menunggu waktu yang tepat sambil mempersiapkan ekosistem 5G itu sendiri.

Sementara itu, pada 2025 diprediksi sebagai waktu yang tepat dalam penerapan 5G bagi operator selular. Pasalnya, Kominfo mengungkapkan pasar Indonesia mampu melebihi Amerika Serikat.

“Kita lihat bahwa pasar di Indonesia masih sangat dominan, bahkan kalo terjadi pada 2025 kita sudah diatas AS (Amerika Serikat) dari sisi market penetration untuk jadi operator selular.” paparnya.

Baca juga: Siapkah Indonesia Akan Jaringan 5G?

Senada dengan itu, operator selular Indonesia, Telkomsel, juga tak ingin pemerintah tergesa-gesa dalam menerapkan 5G. Adapun, Telkomsel menyebut masih menunggu kesiapan pasar itu sendiri.

“Yang perlu dipikirkan adalah kesiapan pasarnya, kalau terlalu cepat bisa menderita juga operator karena use case-nya tidak cukup untuk membayar spektrum fee dan sebagainya,” ungkap Heri Supriyadi, Acting CEO Telkomsel, Senin (2/12).

Lebih lanjut Heri menyebut penerapan 5G juga perlu regulasi pemerintah. Menjawab hal ini, Ismail juga mendorong semua pihak terkait untuk terciptanya regulasi.

“Isu tentang regulasi, harus segera koordinasi dengan pemda-pemda, Kominfo sebagai bapaknya industri ini yang harus turun tangan secara langsung untuk menyiapkan peraturan yang jelas,” tegasnya.

“Saya juga mendorong agar pasal-pasal masuk ke Omnibus Law yang sekarang tengah dibahas di DPR dan akan disalurkan dalam waktu dekat” tambahnya.

Adapun Ismail menyebut hal ini bermaksud untuk menghilangkan semua hambatan terkait dengan pembangunan infrastuktur disetiap daerah secara merata.

Latest