Sunday, December 8, 2019
Home News Market Update Bos Baru Xiaomi Ungkap Alasan Ponselnya Ghoib

Bos Baru Xiaomi Ungkap Alasan Ponselnya Ghoib

-

Jakarta, Selular.ID – Xiaomi salah satu brand yang kerap disebut ponsel ghoib oleh konsumen Indonesia. Menyadari hal itu, bos baru Xiaomi angkat bicara.

“Saya menjabat posisi baru saya per 1 Oktober. Saat itu juga saya pindah ke Jakarta. Kata bahasa pertama yang saya pelajari adalah ghoib,” ungkap Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia, pada acara Coffee Talk with Alvin Tse, Kamis (21/11/2019).

Alvin menuturkan bagaimana ponsel Xiaomi bisa sampai susah dicari di pasaran yang menjadikannya disebut ghoib oleh konsumen.

“Ghoib di sini maksudnya produk Xiaomi susah didapatkan konsumen. Setidaknya ada tiga alasan kenapa hal itu bisa terjadi. Pertama, proses produksi memang memakan waktu lama karena komponen diimpor dari Cina dan ada running test dan pasti ada defect. Kedua, penjualan kami fokus di online, bahkan dealer pun belinya via online sehingga konsumen jarang kebagian. Dan terakhir, permintaan memang banyak. Setiap kami selesai produksi, langsung habis di pasaran,” tutur Alvin.

Alvin mengaku pihaknya terus mencari solusi untuk mengatasi masalah ‘ponsel ghoib’ ini. Selama satu bulan ia menjabat, Alvin mengaku kerap berinteraksi dengan konsumen dan sudah meningkatkan pasokan Redmi Note 8 series.

“Banyak Mi Fans yang bertanya melalui akun media sosial saya. Dan ketika mereka bertanya stok Redmi Note 8 series, saya berusaha menjawab secepatnya dan menjelaskan situasinya,” terang Alvin.

Solusi kedua adalah perusahaan kini mengeluarkan F-Code atau Friend Code atau Fans Code, yaitu jalur khusus untuk membeli ponsel Xiaomi di website resmi, untuk memastikan konsumen mendapatkan ponsel yang dia mau.

Dua solusi yang diterapkan perusahaan di atas diklaim berhasil. Pada peluncuran Redmi Note 8 dan Note 8 Pro pada 17 Oktober kemarin, Alvin berikrar akan menyediakan 100 ribu unit Redmi Note 8 series pada satu bulan pertama. Tetapi ternyata, perusahaan mampu melampaui target produksi.

“Berkat partner pabrik kami di Batam (Satnusa), kami berhasil memenuhi target. Pada 18 November, selang satu bulan dari peluncuran, kami sudah mengirimkan 125.000 unit Redmi Note 8 series,” pungkasnya.

Latest