Tuesday, September 17, 2019
Home News Policy Kebijakan IMEI Mulai Berlaku, Advan di Atas Angin

Kebijakan IMEI Mulai Berlaku, Advan di Atas Angin

-

Jakarta, Selular.ID – Pemerintah melalui Kemenperin pada tanggal 17 Agustus 2019 mulai memberlakukan kebijakan IMEI untuk smartphone 4G yang beredar di Indonesia.

Untuk saat ini, peraturan masih sebatas imbauan atau seruan kepada konsumen tanah air untuk membeli produk resmi, bukan black market (BM).

Kelak, jika terbukti ponsel yang digunakan adalah produk BM, operator selular bisa memblokir nomor Anda sehingga konsumen tidak bisa menggunakan ponsel tersebut.

Menanggapi kebijakan itu, Advan merasa di atas angin.

“Jika regulasi black market sudah jalan dan efektif, tentu ini menguntungkan kami. Kami bisa confident (percaya diri) masuk ke pasar,” kata Aria Wahyudi, GM Marketing Advan, di sela peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, Kamis (15/9/2019).

Kebijakan IMEI itu menjadi salah satu aspek yang membuat Advan pede bersaing dengan merek lain di pasar.

“Kondisi di pasar sekarang, dengan spek canggih (ponsel BM hanya dijual) harga Rp2 jutaan atau Rp3 jutaan. Dan kami harus bersaing dengan brand yang lebih terkenal itu, walaupun mereka tidak ada garansinya, membuat kami semakin tertekan. Bukan hanya kami, brand-brand besar pun sama (tertekan),” papar Aria.

Aria menyadari kebijakan IMEI ini memang baru dimulai, dan masih butuh proses panjang agar bisa efektif.

“Yang jelas, kebijakan ini salah satu yang menjadikan kami lebih confident,” tutup Aria.

Latest