Wednesday, October 16, 2019
Home News Opensignal ungkap Tren Penggunaan Layanan Selular di Indonesia

Opensignal ungkap Tren Penggunaan Layanan Selular di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Opensignal membeberkan sejumlah hasil riset mengenai seputar jaringan provider di lebih dari 35 negara. Mulai dari penggunaan layanan operator, pengguna operator, kualitas jaringan, jenis jaringan yang digunakan dan sebagainya. Riset tersebut melibatkan 3,3 juta perangkat, dengan total pengukuran sebanyak 4,5 miliar kali.

“Riset ini dilakukan berdasarkan miliaran orang. Riset ini dipercaya oleh operator seluler, regulator, analis, media, dan jutaan konsumen di seluruh dunia,” ungkap Rob Lerner, VP APAC Region disela acara Selular Award 2019 di Selular Award 2019 yang diselenggarakan di Hotel Sheraton Grand, Gandaria, Jakarta Selatan.

Menurut Rob, di Indonesia sendiri, jaringan 4G masih digunakan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Opensignal Ungkap Pengalaman Pengguna Menikmati Layanan 4G

“Kami melakukan survey terhadap 5 operator Indonesia seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, Smartfren, XL dan Tri. Data kami hingga Juli 2019, menyebutkan bahwa Smartfren menduduki peringkat nomor satu dengan 95,8% pengguna terbanyak di Indonesia. Selanjutnya ditempati oleh Tri dengan 88,6% pengguna di Indonesia,” papar Rob.

Peringkat ketiga diduduki oleh XL dengan 83,1% pengguna di Indonesia. Berikutnya ditempati oleh XL dengan 82,7% pengguna. Terakhir, ada Telkomsel dengan 80,9% pengguna.

“Dari hasil temuan kami, jaringan operator digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk menonton video. Kami rasa pengalaman video seluler konsumen di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Sebab tidak satu pun dari kelima operator yang mampu yang mampu memberikan kualitas tinggi dalam layanan video,” jelas Rob.

Baca juga: Layanan Streaming Smartfren Alami Kenainkan di Sejumlah Kota di Indonesia

Opensignal menetapkan skor 0—40 termasuk kategori ‘buruk’ dengan indikasi resolusi rendah. Artinya, jeda waktu latency tinggi dan video sering berhenti.

Berikutnya, skor 40—55 berarti ‘lumayan’, meskipun video sudah bagus namun masih suka terputus-putus. Skor 55—65 berarti ‘baik’, yang artinya resolusi video semakin baik dan frekuensi video terputus-putus makin kecil.

Baca juga:Video Streaming Kontribusi Tertinggi Trafik NARU Telkomsel

Kemudian skor 65—75 menunjukkan ‘sangat baik’, sehingga kualitas video yang dihasilkan beresolusi tinggi dan kecepatan pemutaran video stabil. Skor tertinggi, 75—100 berarti ‘sempurna’, yang menawarkan resolusi sangat tinggi dengan video lancar tanpa buffering sama sekali.

Telkomsel menyajikan layanan video streaming terbaik dengan skor 54,3. Selanjutnya diikuti oleh XL dengan skor 46,5.

Baca juga: Video Streaming dan SosMed Pendorong Utama Kenaikan Trafik Tahun Baru XL

Kemudian Tri Indonesia meraih skor 42 poin. Ketiga operator tersebut meraih skor dalam kategori ‘lumayan’ yang ditetapkan Opensignal.

Sementara Indosat dan Smartfren mendapatkan peringkat Buruk dengan skor 0—40. Indosat meraih skor 34,7. Smartfren menorehkan skor 34,4.

Latest