Friday, September 20, 2019
Home News Market Update Apple Mulai Mengirim iPhone Buatan India ke Pasar Eropa

Apple Mulai Mengirim iPhone Buatan India ke Pasar Eropa

-

Jakarta, Selular.ID – Apple mulai mengekspor iPhone ke beberapa pasar Eropa dari pabriknya di India. Sebuah langkah awal yang menjadi penanda keberhasilan program “Make in India” yang diusung oleh PM Narendra Modi. Sekaligus merupakan upaya strategis Apple menjadikan India sebagai pusat ekspor setelah China.

Wistron Corp yang ditunjuk oleh Apple sebagai mitra produksi, pertama kali mulai merakit iPhone di negara itu pada 2016. Perusahaan asli India itu, telah menjadi pembuat kontrak Apple pertama yang mengekspor smartphone kelas atas itu, dari fasilitasnya di Bengaluru.

“IPhone 6s dan iPhone 7 diekspor dalam jumlah di bawah 100.000 unit per bulan. Ekspor telah dimulai beberapa bulan lalu ke pasar Eropa,” ungkap Neil Shah, Direktur Riset di Counterpoint Research, mengutip data ekspor yang dilacak perusahaan.

Sumber lainyang merupakan eksekutif senior di industri ICT India, mengatakan bahwa volume ekspor sekitar 70-80% dari total kapasitas di fasilitas tersebut. Wistron telah membuat iPhone 6 sejak tahun sebelumnya dan iPhone 7 sejak awal tahun ini.

Kebijakan menggunakan India sebagai pusat ekspor akan menguntungkan kedua pihak. Keberadaan pabrik yang dibangun Apple akan memperkuat posisi India sebagai tujuan yang menarik untuk investasi asing. Bukan hanya untuk pasar domestik tetapi juga ekspor.

Di sisi lain, Apple akan mendapat manfaat dengan memenuhi persyaratan untuk pasar lain dari luar China. Hingga kini, China masih menjadi basis produksi utama iPhone sebelum smartphone ikonik itu diekspor ke seluruh negara di dunia.

Apple telah meminta pemasoknya termasuk Wistron, Foxconn dan Pegatron untuk bergerak 30% dari produksi mereka ke lokasi di luar China, karena perang dagang AS – China yang tak kunjung surut.

Bahkan, pengamat industri percaya, dengan kondisi geopolitik yang kerap berubah, Apple memperlakukan India lebih sebagai pusat produksi daripada pasar yang signifikan.

Harian terkemuka India Economic Times, baru-baru ini melaporkan bahwa perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu, kemungkinan akan mulai memproduksi ponsel kelas atas secara lokal melalui produsen kontrak Taiwan Foxconn, dengan kapasitas bulanan awal 250.000 perangkat. Sekitar 70%-80% dari total produksi dapat diekspor ke manca negara.

Pasar ponsel di India sejauh ini didominasi oleh segmen menengah bawah. Konsumen di negeri Sharukh Khan itu, terkenal sangat sensitif terhadap harga. Hingga kuartal kedua 2019, pasar didominasi oleh pemain China seperti Xiaomi, Vivo, Oppo dan Samsung.

Meskipun Apple memiliki pangsa volume yang lebih tinggi di segmen premium, atau lebih dari Rs 30.000, sebesar 18%, namun pangsa pasar Apple masih tertinggal dari vendor China OnePlus dan vendor Korea Samsung. Namun langkah membangun basis produksi di India, diyakini dapat membuat bisnis Apple di pasar lokal akan semakin kompetitif.

Apple akan mendapat manfaat dari meningkatkan operasi manufaktur, membantunya menghindari bea impor, sehingga memungkinkan untuk menurunkan harga perangkatnya, atau menginvestasikan penghematan biaya dalam rantai ritelnya.

Selain itu, peningkatan produksi lokal dapat membantu Apple memenuhi ketentuan TKDN atau komponen lokal yang merupakan prasyarat untuk membuka toko sendiri di India.

Latest