Sunday, July 21, 2019
Home News E-Commerce Grab Mulai Kenakan Denda ke Penumpang Jika Membatalkan Pesanan

Grab Mulai Kenakan Denda ke Penumpang Jika Membatalkan Pesanan

-

Jakarta, Selular.ID – Selama ini mitra pengemudi Grab mendapat sanksi jika membatalkan pesanan. Mulai 17 Juni 2019, pengguna Grab juga akan dikenakan sanksi berupa denda jika membatalkan pesanan.

Saat ini Grab tengah melakukan uji coba sanksi tersebut ke pengguna di kota Lampung dan Palembang, bukan di seluruh Indonesia.

Biaya pembatalan baru terjadi dengan kondisi tertentu saja, yaitu: Jika pembatalan pemesanan terjadi dalam waktu kurang dari 5 menit.

Berikut pernyataan resmi Grab terkait penerapan uji coba biaya pembatalan perjalanan di Lampung dan Palembang:

Guna memberikan layanan dan pengalaman terbaik kepada seluruh pengguna, baik penumpang maupun mitra pengemudi, mulai 17 Juni 2019 Grab memberlakukan uji coba biaya pembatalan di Lampung dan Palembang dimana 100% dari biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi atas waktu dan upayanya menuju lokasi jemput penumpang.

Jika pembatalan pemesanan terjadi dalam waktu kurang dari 5 menit, penumpang tidak akan dikenai biaya pembatalan atau jika mitra pengemudi kami terlalu lama sampai atau tidak bergerak menuju lokasi jemput, maka penumpang tidak akan tidak dikenai biaya. Begitu pula jika mitra pengemudi Grab yang melakukan pembatalan perjalanan, penumpang tidak akan dikenai biaya.

Sementara itu, biaya pembatalan sebesar Rp1.000 (GrabBike) atau Rp3.000 (GrabCar) akan berlaku jika penumpang membatalkan 5 menit setelah mendapatkan mitra pengemudi atau tidak muncul saat mitra pengemudi tiba.

Biaya pembatalan akan dikurangi dari saldo OVO atau ditambahkan dalam tarif perjalanan berikutnya secara otomatis.

Kepada Selular.ID, juru bicara Grab Indonesia menekankan penerapan uji coba biaya pembatalan ini diberlakukan Grab demi menghargai upaya dan waktu mitra pengemudi yang telah menuju lokasi jemput penumpang. Serta, 100% biaya pembatalannya akan diberikan kepada mitra pengemudi bersangkutan.

Latest