Tuesday, April 23, 2019
Home News Telco XL Tepis Rumor Pembelian Oleh Telenor

XL Tepis Rumor Pembelian Oleh Telenor

-

Banyuwangi, Selular.ID – Beberapa waktu lalu, berhembus kabar bahwa XL Axiata akan kembali melakukan aksi korporasi. Axiata Group, selaku pemilik mayoritas XL, berencana untuk melepas saham yang dimilikinya ke Telenor.

Redaksi Selular mencoba mengkonfirmasi kabar ketertarikan Telenor untuk mengakusisi XL dari Axiata, melalui Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan Bin Ahmad Tajudin.

Menurut pria asal Malaysia itu, merger dan akusisi merupakan hal yang jamak dalam industri. Apalagi saat industri selular tengah dalam kondisi yang kurang sehat, akibat surplus pemain.

Di sisi lain, revenue operator dari basic service seperti SMS dan voice terus menurun, terutama karena hadirnya layanan OTT. Namun pendapatan dari tarif data belum sepenuhnya meng-cover penurunan pada basic service.

Kehadiran operator baru hasil merger, diharapkan juga dapat mengimbangi posisi incumbent yang saat ini terbilang dominan, baik dalam hal market share maupun revenue share.

“Konsolidasi memang harus terjadi, para pemain terus saling komunikasi. Sekarang tinggal regulasinya saja dari pemerintah,” ujar Adlan di sela-sela Media Gathering XL Axiata di Banyuwangi (4/4/2019).

Adlan menyebutkan bahwa XL tak alergi terhadap konsolidasi, meski perusahaan telah mengakuisisi Axis dari Saudi Telecom pada 2014 silam.
Ia mengakui, banyak operator kakap berniat untuk mengembangkan sayap di Indonesia. Salah satunya dengan mengambilalih XL dari Axiata Malaysia.

Namun sejauh ini, menurut Adlan, kabar tersebut belum pada tahap yang teruji. Termasuk informasi menyangkut ketertarikan Telenor terhadap XL.
Telenor sendiri merupakan rakasa telekomunikasi asal Skandinavia. Dikenal sebagai operator pertama di dunia yang mengoperasikan 4G.

Perusahaan ini berbasis di Fornebu, Norwegia, dan memiliki jangkauan operasi di 29 negara. Tersebar di Skandinavia, Eropa Timur dan Asia.
Di Asia, Telenor beroperasi di sejumlah pasar penting, seperti di India. Namun karena perang tarif yang membuat kondisi keuangan operator berdarah-darah, Telenor tengah dalam upaya keluar dari India.

Diketahui, perusahaan menjual kepemilikan ke rival terdekatnya Bharti. Penawaran pengambilalihan terhadap Telenor, resmi diajukan Bharti pada Februari 2017.

Kini, aksi korporasi itu tengah dalam proses menunggu persetujuan dari otoritas telekomunikasi India.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest