Tuesday, December 10, 2019
Home Apps Gojek Dapat Suntikan Dana Dari Google CS

Gojek Dapat Suntikan Dana Dari Google CS

-

Jakarta, Selular.ID – Gojek telah merampungkan fase pertama dari putaran pendanaan Seri F yang dipimpin oleh Google, JD.com, dan Tencent, serta beberapa investor lainnya termasuk Mitsubishi Corporation dan Provident Capital.

Investasi di fase pertama putaran pendanaan Seri F ini menunjukkan keyakinan investor terhadap peluang pertumbuhan bisnis Gojek yang didukung oleh pertumbuhan pesat ekonomi digital di Asia Tenggara yang diperkirakan akan mencapai US$240 miliar pada 2025.

Tidak hanya itu, melalui keterangan resminya disebutkan para investor melihat kemampuan Gojek untuk merealisasikan potensi pertumbuhan melalui perluasan model ekosistemnya yang unik.

Nadiem Makarim, CEO Gojek Group, mengatakan, dana investasi yang terkumpul akan digunakan untuk memperdalam penetrasi pasar di Indonesia serta memperkuat ekspansi Gojek di kawasan Asia Tenggara, setelah peluncuran Gojek di Singapura, Goviet di Vietnam dan Get di Thailand.

“Respon masyarakat di negara-negara tersebut sangat positif, melampaui ekspektasi. Di Vietnam, Goviet meraih sekitar 40% pangsa pasar layanan transportasi online roda dua dalam tiga bulan setelah diluncurkan di pada Agustus 2018. GoFood di Vietnam telah menjadi pemain utama di antara layanan pesan-antar makanan sejenis lainnya hanya dalam dua bulan setelah diluncurkan di Ho Chi Minh dan menyusul di Hanoi. Di Singapura, aplikasi Gojek versi beta telah dibuka untuk seluruh masyarakat sejak Januari 2019, memberikan pilihan nyata baik bagi pengguna maupun pengemudi”ujar Nadiem.

Menurut dia, setelah putaran pendanaan Seri F ini, para pendiri Gojek akan tetap memiliki kontrol terhadap pengambilan keputusan dan penentuan arah kebijakan perusahaan, agar mereka dapat merealisasikan visi jangka panjang perusahaan serta terus melakukan ekspansi dan pengembangan bisnis yang pesat.

Caesar Sengupta, General Manager of Payments and Vice-President leading the Next Billion Users initiative Google, mengatakan, Gojek melanjutkan kemitraan strategisnya dengan joint venture JD.com di Indonesia, yaitu JD.id dan J-Express (JX), perusahaan joint venture layanan pengantaran logistik, untuk mengembangkan kapabilitas logistik dan layanan e-commerce dari hulu ke hilir di Indonesia.

Di bidang logistik, JX akan berkolaborasi dengan jaringan kurir Gojek guna menyediakan layanan dan jangkauan logistik yang handal, efisien dengan serta harga yang kompetitif bagi para pelanggannya di seluruh Indonesia. Kemitraan ini juga akan melibatkan kolaborasi dalam halterkait solusi pembayaran digital, marketing, dan teknologi informasi dengan JD.id, untuk memberikan akses dan kemudahan dalam menawarkan produk-produk dan layanan berkualitas kepada lebih banyak lagi konsumen Indonesia.

Jon Liao, Chief Strategy Officer JD.com, mengatakan, investasi ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan kami terhadap bisnis dan potensi pertumbuhan Gojek. Kepemimpinan Gojek di pasar, pemahaman akan kebutuhan lokal yang tak tertandingi, serta besarnya jumlah pelanggan setianya yang sangat besar.

Sementara Martin Lau, President Tencent, mengatakan, investasi Tancent di Gojek merupakan tonggak penting bagi Tencent di Asia Tenggara. Gojek terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan pertumbuhan yang pesat pada layanan-layanan utamanya, seraya membuat perkembangan berarti pada layanan dan inovasi barunya. Tambahan investasi ini akan memperkuat kerja sama kami dengan Gojek di Asia Tenggara yang ekonominya tengah berkembang pesat dan memungkinkan perluasan kemitraan Tencent dengan skala global.

Latest