Tuesday, November 12, 2019
Home News Didukung East Ventures, The Fit Company Optimis Jadi Unicorn

Didukung East Ventures, The Fit Company Optimis Jadi Unicorn

-

Jakarta, Selular.ID – The Fit Company, startup yang bergerak dalam kebugaran dan kesehatan telah menerima pendanaan awal dari East Ventures. Investasi East Ventures ini mampu mempercepat misi The Fit Company dalam membangun ekosistem wellness technology. Tujuannya mempermudah masyarakat dalam memulai gaya hidup yang sehat dan bugar melalui teknologi.

The Fit Company sendiri didirikan pada tahun 2018 lalu. The Fit Company memiliki 5 lini bisnis yang terdiri dari Kredoaum (Fitness Tech Distributor), 20Fit (MicroGym), Fitstop (Gym), Fit Lok-Kal (makanan sehat) dan Fitmee (Mie instan sehat dari konyaku jelly).

“Melalui pendanaan dari East Ventures, kami optimis mampu membuat ekosistem wellness technology. Dengan inovasi produk, bisnis dan teknologi yang kami miliki, kami optimis mampu membentuk ekosistem wellness ekonomi. Terlebih lagi, East Ventures sudah berpengalaman dalam mengembangkan startup terutama yang berbasis teknologi,” tutur Jeff Budiman, CEO The Fit Company disela acara The Fit Company di Fitstop Kuningan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Menurut Jeff, East Ventures sudah berpengalaman menjadikan startup menjadi Unicorn bahkan Decacorn di Indonesia. Mengingat sejauh ini, East Ventures sudah membantu startup lokal Indonesia menjadi Decacorn seperti Tokopedia dan Traveloka. Selain Decacorn tersebut, East Ventures juga sukses mengembangkan bisnis Disdus yang akhirnya diakuisisi Groupon, Kudo yang diakuisisi Grab serta Loket, Shopback dan Ruang Guru yang diakuisisi Gojek.

Jeff memprediksikan bahwa trend startup kedepannya fokus ke health tech dan fintech. Health tech dan fit tech juga merupakan bagian dari ekosistem wellness technology. Di masa mendatang, wellness technology juga akan menjadi trend.

“Sejauh ini kita fokus ke health tech. Apalagi wellness technology yang sedang kita kembangkan ini sangat diminati masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Apalagi di Indonesia, kita yang pertama kali mengembangkan wellness technology ini. Kita optimis The Fit Company berkembang pesat bahkan bisa menjadi Unicorn di Indonesia,” ungkap Jeff.

Berdasarkan data Global Wellness Institute, potensi pasar Wellness Economy secara global mencapai USD 4,2 triliun pada 2017 lalu. Diprediksi angka tersebut terus bertumbuh setiap tahunnya sekitar 6,4%.

“Hampir 60% generasi milenial dibawah usia 30 tahun di Indonesia sudah sadar akan kesehatan dan kebugaran. Mereka mengeluarkan budget untuk olahraga dan makanan sehat. Inilah yang dapat menjadi peluang besar dalam membentuk ekosistem wellness ekonomi,” papar Wilson Cuaca, Managing Partner East Ventures di tempat yang sama.

Menurut Wilson, produk dan perangkat kesehatan, produk FMCG, makanan siap saji semakin diminati masyarakat Indonesia.

“Pesatnya layanan on demand berbasis online dan offline di Indonesia yang menjual produk tersebut menjadi peluang majunya ekosistem wellness. Kami percaya tim The Fit Company mempunyai misi dan kemampuan dalam mewujudkan ekosistem wellness economy,” imbuh Wilson.

Pendanaan East Ventures kepada The Fit Company ini juga merupakan bagian dari perwujudan ekosistem wellness. Sayangnya, baik East Ventures dan The Fit Company tidak membebarkan nilai investasi tersebut.

Latest