Jakarta, Selular.ID – YouTube kini menjadi platform video yang paling banyak digunakan orang. Karena konten yang disajikan di YouTube beragam jenisnya. Mulai dari film, musik, video vlog, video lucu dan lainnya.

Semua orang dapat membuat video dan mengupload nya ke YouTube. Namun, tidak semua konten yang diupload bermanfaat. Terkadang isi konten video nya mengandung spam, konten palsu, konten negatif dan lainnya.

BACA JUGA:
Nonton Video di Youtube Bakal Seperti Instagram Stories?

Oleh karena itu, kini YouTube telah menyaring konten unfaedah tersebut. Dikutip dari Ubergizmo, YouTube telah menghapus 1,6 juta chanel video di platformnya selama kuartal ketiga (Q3) 2018.

Dalam akun resminya, YouTube mengatakan bahwa penghapusan chanel tersebut sesuai dengan ketentuan yang dicantumkan dalam platformnya.

“Setiap chanel YouTube yang menyalahi ketentuan seperti pelecehan, predator anak dan sebagainya akan di suspend YouTube. Ketika chanel tersebut dihentikan, maka semua videonya dihapus. Pada Q3 2018, sekitar 50,2 juta video telah dihapus karena sebelumnya telah di suspend,” posting YouTube.

BACA JUGA:
YouTube Stories Mulai Bergulir

Sebesar 12,6% dihapus karena mengandung unsur seks. Sekitar 4,5% dihapus terkait masalah keamanan anak. Selanjutnya konten lain yang mengandung pelecehan, konten negatif lainnya dan juga beberapa konten palsu berdasarkan peniruan identitas juga dihapus YouTube.

Sebelumnya, YouTube telah mendapat kecaman akibat terlalu lama menghapus konten negatif. Misalnya konten pornografi, kekerasan, hoax dan konten negatif lainnya. Semoga kedepannya YouTube cepat tanggap dalam menseleksi semua konten yang diupload netizen ke platformya.