Jakarta,Selular.ID – Kasus penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel kian marak. Tercatat berkisar 13 ribu kasus penipuan sejak Januari menghampiri pengguna Telkomsel.

Berbagai macam modus penipuan yang sering muncul, dikatakan Andri Wibawanto, Vice President Customer Care Management Telkomsel, berupa.
meminta informasi kode verifikasi atau One-Time Password (OTP) di aplikasi MyTelkomsel yang dikirimkan melalui SMS.

Sehingga Telkomsel serius menangani maraknya penipuan kepada pelanggan. Setelah melakukan pencegahan seperti yang sudah diinformasikan beberapa waktu lalu yakni melakukan logout otomatis dengan cukup menghubungi *323*20#.

BACA JUGA:
Telkomsel Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik

“Pelanggan akan mendapatkan notifikasi melalui SMS dan secara otomatis ter-logout atau keluar dari semua akses aplikasi MyTelkomsel”, ujar Andri, di Jakarta (06/11/18).

Namun dikatakan Andri untuk lebih memaksimalkan keamanan bagi pelanggannya, dalam waktu dekat Telkomsel akan menghadirkan magic link dan Biometric Login.

Seperti verifikasi masuk MyTelkomsel bagi pelanggan baru, untuk mengetahui permintaan OTP atau pasword oleh penipu, Andri mengatakan ketika link di forward tidak akan bisa diakses.

“Sementara Biometric login, pelanggan dapat menggunakan fitur ini, sebagai proses alternatif sebagai cara masuk ke MyTelkomsel, sehingga ini cukup menyulitkan penipu untuk mengelabui pengguna Telkomsel,”kata Andri lagi.

BACA JUGA:
Telkomsel Tata Ulang Frekuensi 800 MHz dan 900 MHz

Namun Andri enggan menyebutkan kapan waktu pasti fitur ini akan dikenalkan, Andri menjanjikan dalam waktu dekat.

Sementara Ketika disinggung mengenai kerugiaan yang ditimbulkan, pelanggan Telkomsel yang tertipu. Andri menegaskan tidak lebih dari Credit Limit Akses (CLS) yang sudah disetting.

“Biasanya kami melakukan setting Rp100 ribu hingga Rp1 jutaan, jadi bisa diperkirakaan saja kerugiaan yang dialami jika terhadi penipuan,”tutur Andri

BACA JUGA:
Telkomsel dan Huawei Jalin Kerja Sama Genjot Infrastruktur TIK di Indonesia

Andri juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu waspada terhadap beragam bentuk penipuan.

Pasalnya Telkomsel tidak pernah meminta data diri, password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan apapun. Data diri, password atau kode tersebut harus selalu dijaga kerahasiaannya seperti halnya PIN ATM atau bank.

“Apabila pelanggan merasa tidak melakukan aktivitas yang disebutkan dalam SMS, pelanggan tidak perlu menanggapi SMS tersebut dan tidak menginformasikan kode verifikasi tersebut apabila diminta oleh pihak tidak dikenal,”tutur Andri.