(Kiri-kanan : Senior Manager Marketing Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto dan PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Mediyanto)
(Kiri-kanan : Senior Manager Marketing Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto dan PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Mediyanto) (Donnie/Selular.ID)

Jakarta, Selular.ID – Tahun 2018 ini, banyak berdatangan sub brand di Indonesia seperti Oppo dengan Realme, Huawei dengan Honor dan Xiaomi dengan Pocophone. Kehadiran sub brand tersebut menambah ketatnya persaingan industri smartphone tanah air. Realme dan Honor menyatakan telah berdiri sendiri di Indonesia dan memisahkan diri dengan induknya.

Lantas apakah dengan kehadiran sub brand tersebut membuat induk perusahaan merasa tersaingi? Redaksi Selular.ID mencoba menanyakan hal tersebut kepada PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Mediyanto saat acara peluncuran Oppo A7 di Menteng, Jakarta, Senin (26/11/2018).

BACA JUGA:
Salip Xiaomi dan Samsung, Realme Berhasil Menjual 4 Juta Smartphone

“Kami tidak merasa saling makan memakan. Makan memakan hanya anggapan di industri lain bukan smartphone. Kalau industri smartphone saya rasa tidak ada istilah makan memakan,” jelas Aryo.

Disampaikan Aryo, Realme dan Oppo punya fans dan target market sendiri.

“Memang terlihat banyak kesamaan antara Oppo dan Realme dari segi spesifikasi dan lainnya. Namun masyarakat bisa melihat perbedaan Realme dan Oppo. Baik dari Oppo maupun Realme memiliki keunggulan tersendiri dari segi produk,” ungkap Aryo.

BACA JUGA:
Sstt.. Oppo A7 Kena Korting Rp 400 Ribu

Beberapa kesamaan produk antara Oppo dan Realme terlihat jelas dalam produknya. Misalnya Oppo A3s dan Realme 2.

Dari segi desain, Oppo A3s nyaris sama persis dengan Realme 2. Spesifikasinya pun hampir sama. Bedanya hanya sedikit.

Kemudian smartphone yang baru diluncurkan Oppo yakni A7 memiliki kesamaan dari segi desain dengan Realme 2 Pro. Tapi spesifikasi lainnya berbeda.

BACA JUGA:
Baru Seumur Jagung, Realme Menuai Kesuksesan di Indonesia Selama 2018

Aryo menegaskan bahwa Oppo tidak menganggap Realme sebagai kompetitor. Kalau Realme merambah segmen menengah, dijelaskan Aryo, Oppo juga tetap menyasar segmen menengah.