Jakarta, Selular.ID – Demi bersaing di pasar yang terbuka lebar, Intel terus berupaya mempercepat penguasaan teknologi 5G. Raksasa peranti lunak itu, diketahui telah meluncurkan modem multimode baru secara signifikan lebih cepat dari jadwal.

Langkah tersebut berbarengan dengan munculnya laporan yang menyatakan Apple berencana untuk menggunakan chip buatan Intel dalam iPhone 5G yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Seorang perwakilan Intel, mengatakan minat sejumlah perusahaan pada modem 5G telah meningkat. Hal ini berujung pada “keputusan strategis”, dengan memperkenalkan modem terbaru, XMM 8160, enam bulan lebih awal dari yang direncanakan.

Perwakilan tersebut mengatakan, keputusan untuk memperkenalkan XMM 8160 lebih cepat, bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih baik sesuai kebutuhan pelanggan untuk skala yang luas dengan kekuatan, kinerja dan keuntungan dari faktor bentuk (form factor) yang lebih baik.

Chip ini merupakan pengembangan dari modem 5G pertama Intel, XMM 8060, yang diluncurkan pada November 2017. XMM ​​8160 akan menampilkan kemampuan multimode yang mendukung teknologi 5G mandiri dan non-mandiri (standalone and non-standalone ), juga teknologi sebelumnya (4G, 3G dan 2G).

Chip terbaru itu akan mencakup berbagai spektrum band termasuk frekuensi dari 600MHz ke 6GHz, bersama dengan kunci mmWave band termasuk 26GHz, 28GHz dan 39GHz. Intel mengatakan chip terbarunya itu menghasilkan kecepatan unduh maksimum hingga 6 GBPS.

Dengan chip XMM 8060, Intel berharap untuk melayani berbagai perangkat dengan modem baru termasuk smartphone, PC dan gateway akses broadband.

Produsen akan mendapatkan akses ke produk pada paruh kedua tahun 2019 dan diharapkan akan digunakan dalam peluncuran perangkat dimulai pada paruh pertama 2020.

Keputusan Intel mempercepat peluncuran XMM 8060, menyusul laporan dari majalah bisnis AS Fast Company awal bulan ini bahwa Apple berencana untuk menggunakan modem Intel dalam iPhone 5G yang akan dirilis pada 2020.

Patrick Moorhead, analis utama industri ICT, mengatakan bahwa pengembangan modem 5G modem oleh Intel dipercepat oleh jadwal Apple yang juga berniat memperkuat posisi di pasar handset 5G.

Di pasar modem ponsel, sejauh ini Intel masih terus berada di bawah bayang-bayang Qualcomm. Kehadiran 5G menjadi pembuktian Intel , bahwa teknologi yang mereka kembangkan dapat bersaing dengan Qualcomm.

Namun dalam perlombaan 5G, Qualcomm diketahui sudah memiliki komitmen dari hampir 20 OEM (original equipment manufacturer) untuk menggunakan chip Snapdragon X50 miliknya. Perusahaan juga mematok target ambisius, dengan meluncurkan perangkat 5G mulai 2019.

Namun, perselisihan berkelanjutan antara Qualcomm dan Apple dapat memberikan peluang bagi Intel untuk masuk dalam pengembangan teknologi kunci kepada mitra.

Sejauh ini, Intel juga sudah menjalin kerjasama dengan Ericsson dan Nokia guna mengembangan teknologi 5G , mencakup cloud, inti (core), dan jaringan akses (access network).