Thursday, May 23, 2019
Home News Social Media Masalah Keamanan, Google Tutup Google+

Masalah Keamanan, Google Tutup Google+

-

Jakarta, Selular.ID – Jika Anda memiliki akun Google+, mungkin Anda ingin menghapusnya sekarang. Ratusan ribu data pengguna Google+ dilaporkan terekspos akibat API rusak.

Jika Anda tidak ingin repot-repot menghapusnya, Google tetap akan menghentikan layanan secara bertahap. The Wall Street Journal melaporkan perusahaan secara permanen mematikan Google+.

API yang dimaksud, memungkinkan pengembang mengakses data publik pengguna yang mendaftar untuk menggunakan aplikasi yang menggunakan API tersebut. Bug dalam API memungkinkan pengembang untuk mengakses data pribadi dan orang-orang yang terhubung dengannya.

Google menemukan hingga 438 aplikasi menggunakan API ini dan 496,951 pengguna mungkin terpengaruh oleh bug ini.

Data yang dicuri termasuk nama lengkap, alamat email, tanggal lahir, jenis kelamin, foto profil, tempat tinggal, pekerjaan dan status hubungan. Tidak ada nomor telepon, pesan email, kiriman waktu, pesan langsung atau jenis data komunikasi lainnya.

Masalah ini sudah ada tahun 2015 namun Google baru mengetahuinya pada Maret 2018 dan memutuskan untuk memperbaikinya.

Google tidak menginformasikan ke penggunanya, alasannya, Google tidak menemukan bukti dari salah satu data yang disalahgunakan.

Google juga mengatakan bahwa Google+ versi consumer memiliki penggunaan dan keterlibatan yang rendah dan 90% sesi pengguna kurang dari lima detik, pada dasarnya mencemari produknya sendiri.

Perusahaan memutuskan selanjutnya akan menutup Google+ konsumen.

“Mengingat semua tantangan dan sangat rendahnya penggunaan versi konsumen Google+, kami memutuskan untuk menghentikan versi konsumen Google+.”

Guna memberi orang kesempatan penuh untuk bertransisi, perusahaan akan menerapkan proses ini selama 10 bulan, yang dijadwalkan selesai pada akhir Agustus mendatang.

Selama beberapa bulan mendatang, Google akan memberikan informasi tambahan kepada konsumen, termasuk cara mereka mengunduh dan memigrasikan data mereka.

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest