Indonesia serangan malware

Jakarta, Selular.ID – Smartphone Android tampaknya harus berhati-hati. Pasalnya perangkat tersebut kembali disusupi malware, malware itu bernama “Roaming Mantis”.

Dilaporkan PC Authority, Tim peneliti dari Kaspersky Lab mengingatkan malware ini berhasil menyusup ke jutaan smartphone Android di Asia.

Dikatakan , Suguru Ishimaru, Senior Researcher Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky Lab Asia Pacific malware ini berevolusi dan punya kemampuan yang lebih canggih.

BACA JUGA:
Lakukan Langkah Ini Agar Email dan Sandi Tidak Diretas

Artinya, malware ini juga mampu menyusup ke smartphone berbasis iOS. malware ini akan menyusup jika perangkat terhubung dengan smartphone atau laptop yang sebelumnya sudah terkena phising. Menurut Ishimaru, target operasinya adalah menggali data cryptocurrency yang ada di smartphone korban.

Ishimaru menjelaskan, mulanya malware ini hanya dioperasikan dalam empat bahasa. Kini, kata dia, sudah mencakup 27 bahasa, termasuk bahasa-bahasa di Eropa, Timur Tengah, dan Indonesia.

BACA JUGA:
Google Buang Belasan Game yang Disusupi Malware di Play Store

Ishimaru mengatakan, para hacker pun kini mulai menggunakan berbagai cara untuk menyusupkan malware tersebut.

Mulanya, teknik yang dipakai ialah membajak sistem DNS dari router wi-fi publik dengan memasukkan trojan bernama facebook.apk atau chrome.apk. Menurut Ishimaru, roaming mantis juga dikenal sebagai MoqHao atau XLoader.

“Mereka mencari teknik yang paling banyak menghasilkan uang lebih cepat.Misalnya, modifikasi halaman web dan menggunakan situs phising, baik dari Apple maupun penambang cryptocurrency,‚ÄĚtutur Ishimaru