facebook

Jakarta,Selular.ID – Berita hoax adalah hal yang cukup meresahkan, sehingga beberapa perusaaan media yang kerap menjadi penyebaran berita hoax kian serius mengatasinya. Salah satunya adalah Facebook.

Seperti dilaporkan Asia News, dikabarkan sudah setahun belakangan Facebook menggunakan sistem reputasi Uber-style untuk menentukan peringkat kepercayaan penggunanya.

Tessa Lyons, manajer produk yang bertanggungjawab atas proyek tersebut menjelaskan bahwa kebutuhan akan sistem semacam itu muncul dari komplikasi seperti pengguna yang dengan sengaja melaporkan berita hoax.

BACA JUGA:
Akhirnya Facebook Gulirkan Update untuk Messenger Lite

Sistem ini kabarnya muncul sebagai bagian dari upaya Facebook untuk membatasi penyebaran berita palsu di platform-nya. Cara bekerjanys adalah, sistem ini diam-diam menilai penggunanya, yang dirancang untuk membantu mencegah permainan sistemnya dengan mengukur kredibilitas.

Facebook tidak hanya menggunakan ini untuk mengawasi penggunanya. Lebih dari itu, perusahaan menilai publikasi dan halaman yang ditandai sebagai dapat dipercaya atau bermasalah. Salah satu cara di mana Facebook menilai penggunanya adalah untuk melihat bagaimana orang berinteraksi dengan artikel dari situs lain.

BACA JUGA:
Tiru Change.org, Facebook Hadirkan Fitur Petisi

“Karena ini, Facebook harus menilai kelayakan individu sebelum mulai bertindak atas sesuatu yang mereka laporkan,” kata Lyons.