Jakarta, Selular.ID – Provinsi Nusa Tenggara Barat (5/8/2018) mengalami gempa Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang kawasan Lombok Utara. Puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka akibat kejadian ini.

Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram menjadi daerah yang tertinggi mengalami kerusakan.

Menyusul terjadinya musibah gempa bumi ini, Noor Iza, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian belum dapat memberikan kepastian bagaimana kondisi fasilitas telekomunikasi di daerah bencana tersebut. “Lagi dinventarisir pak,” jawabnya singkat ketika ditanya melalui pesan Singkat.

Sementara itu, Abidin, GM External Corporate Communication Telkomsel menyampaikan, kondisi jaringan Telkomsel pasca gempa di NTB, layanan komunikasi secara umum berangsur normal namun dengan penurunan kualitas layanan data atau suara, terutama di wilayah pusat gempa: Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa dan Bima.

“Mayoritas dikarenakan belum optimalnya pasokan listrik di wilayah wilayah tersebut,” ungkap Denny Abidin dalam keterangan yang diterima Selular.

Lebih lanjut disampaikan, saat ini Telkomsel terus memantau dan mengidentifikasi site-site yang terkena gangguan ataupun berpotensi, serta memobilisasi genset mobile untuk mengaktifkan BTS yang mengalami kendala pasokan listrik. Telkomsel juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk percepatan pemulihan pemadaman listrik total.

BACA JUGA:
Telkomsel Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik

Hal senada juga disampaikan Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo. Menurutnya saat ini kondisi jaringan Indosat Ooredoo aman, namun hanya sedikit terkendala oleh pasokan listrik.

XL Axiata memastikan jaringan di sebagian besar wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya dalam kondisi tetap dapat digunakan, baik untuk layanan telepon, SMS, maupun data/internet.

Khusus untuk wilayah Lombok Utara yang menjadi titik pusat gempa 7 SR, minggu malam (5/8), layanan mengalami kendala karena dampak gempa yang sangat kuat sehingga mengakibatkan aliran listrik padam.

Tim XL Axiata di lapangan sudah langsung melakukan upaya pemulihan (recovery ) sesaat setelah layanan terdeteksi terganggu. Tim XL Axiata terus bekerja semaksimal mungkin untuk memulihkan layanan di Lombok Utara. Hingga Senin siang ini, sebagian besar jaringan di Lombok Utara telah mulai pulih. Dengan demikian, kini akses komunikasi melalui XL Axiata berangsur kembali ke normal.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, berbagai upaya akan dilakukan agar jaringan bisa segera pulih dan bisa membantu akses komunikasi warga, terutama guna membantu proses tanggap darurat dan penanganan korban oleh aparat terkait.”

BACA JUGA:
Telkomsel Gelar Youth Festival 2019

Yessie menginformasikan, meski gempa juga terasa sangat kuat di sebagian besar Pulau Lombok, bahkan hingga Bali dan Sumbawa, namun gangguan jaringan yang terjadi terutama berada di wilayah Lombok Utara. Untuk wilayah Lombok yang lain, layanan XL Axiata tetap bisa beroperasi dengan baik. Karena itu pula, kabar tentang gempa yang terjadi pada Minggu malam kemarin bisa segera tersiar ke luar Lombok. Bahkan kiriman dalam format data yang besar seperti foto dan video mengenai kerusakan dan kondisi pasca gempa juga masih dikirimkan oleh para pelanggan XL Axiata dari daerah yang terlanda bencana.

Menurut Yessie, beberapa BTS sempat padam sesaat setelah gempa, namun hal ini lebih karena terputusnya aliran listrik. BTS-BTS tersebut segera bisa kembali beroperasi setelah mendapatkan pasokan listrik dari genset yang disiapkan. Antisipasi pengerahan genset secara ekstra memang sudah dilakukan sejak terjadinya gempa di wilayah yang sama pekan lalu.

Tim XL Axiata di lapangan juga masih bersiaga sejak saat itu untuk mengantisipasi gempa susulan. Selain genset, tim teknis juga menyiapkan opsi lainnya berupa redirect coverage dan juga kemungkinan mengerahkan mobile BTS ke lokasi yang paling membutuhkan.

BACA JUGA:
Indosat Ooredoo Targetkan Revenue 25 Persen Untuk Layanan B2B

Hingga Senin siangi (6/8), jaringan XL Axiata di Lombok Utara terus berangsur normal kembali, termasuk jaringan di area Tanjung, yang menjadi pusat pemerintahan Kab. Lombok Utara. Pelanggan dan masyarakat sudah bisa mendapatkan lagi akses telekomunikasi dan data. Seiring dengan sudah mulai menyala lagi aliran listrik, maka semakin banyak BTS yang juga bisa beroperasi lagi. Menurut Yessie, sebelumnya tim XL Axiata di lapangan mengalami kendala untuk menghidupkan lagi BTS yang padam karena genset sudah mulai kehabisan solar, padahal akses jalan untuk mengirim solar ke BTS-BTS tersebut juga sulit ditembus karena dampak gempa.

Di wilayah Lombok Utara, XL Axiata memiliki lebih dari 120 BTS, sebanyak lebih dari 82 di antaranya adalah BTS 3G dan 4G LTE. Sementara itu, di seluruh Provinsi NTB, XL Axiata total memiliki lebih dari 2900 BTS, dengan 790 BTS di antaranya 4G LTE, yang melayani lebih dari 2 Juta pelanggan.