Sunday, July 21, 2019
Home News Cobot Permudah Pekerjaan Perusahaan di Indonesia

Cobot Permudah Pekerjaan Perusahaan di Indonesia

-

Jakarta, Selular.ID – Produsen robot asal Denmark, Universal Robot sukses menghadirkan robot kolaboratif (cobot) di sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia. Universal Robots kini telah hadir di lebih dari 23,000 lingkungan produksi, meningkatkan keuntungan usaha para pelaku bisnis di seluruhdunia, dalam beragam sektor industri. Di Indonesia sendiri, cobot sudah diterapkan dengan luas di sektor industri otomotif, elektronik, alas kaki, dan tekstil.

Salah satunya PT JVC Electronics Indonesia (JEIN) yang merupakan anak perusahaan elektronik dan produk hiburan global yang terkemuka, JVCKENWOOD Group. Cobot mampu meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan keselamatanpekerja, sekaligus menghemat biaya lebih dari USD 80.000 di PT JEIN.

“Kami bekerja dengan JEIN untuk mempercepat transisi ke produksi yang lebih cerdas dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Keberhasilan otomatisasi JEIN mencerminkan bagaimana integrasi cobot terus membantu bisnis di seluruh Asia Tenggara meningkatkan proses manufaktur mereka dan tetap kompetitif. Pengintegrasian teknologi cobot sudah cukup luas dalam industri elektronik, memungkinkan dicapainya tingkat produktivitas yang lebih tinggi, meningkatkan keselamatan dan mengurangi beban karyawan dari tugas yang berulang dan berat,” ujar Shermine Gotfredsen, General Manager, Asia Tenggara dan Oceania, Universal Robots melalui keterangan tertulisnya.

Tidak seperti robot tradisional pada industri besar, cobot bersifat ringan dan lincah, lebih terjangkau, dan dapat dimodifikasi untuk fungsi yang berbeda. Industri elektronik menggunakan cobots dalam berbagai proses termasuk penanganan, perakitan, inspeksi dan pengujian, pengemasan, pembuangan, dan bahkan menata dan melapisi papan sirkuit.

Untuk memasang cobot cukup mudah, tanpa perlu melakukan perubahan drastis pada tata letak ruang kerja dan mendukung penggunaan berbagai end effector, antara lain gripper, solder besi, obeng. Ini memungkinkan tim menyesuaikan cobots untuk melakukan tiga tugas yang berbeda seperti memasang baut, menyolder, serta mengambil dan meletakkan. Cobots UR dirancang dengan sistem keamanan tingkat tinggi. Karyawan dapat bekerja di dekatnya tanpa perlu sistem atau perangkat pengaman tertentu karena sudah dilakukan penilaian uji risiko.

“Melalui penerapan cobots, kami mampu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil produksi kami menjadilebih konsisten. Dengan bergerak menuju otomasi, tenaga kerja kami dapat dialihfungsikan ke proses lainnya yang bernilai lebih tinggi. Biaya operasional lebih efisien berkurang lebih dari USD 80.000 per tahun,” terang Agustinus P. Simanullang, General Manager, Engineering Division di JEIN.

Sektor industri elektronik merupakan penyerap industri robot kolaboratif terbesar kedua, terhitung 18 persen dari permintaan global pada tahun 2015. Diperkirakan industri elektronik diperkirakan akan menaruh investasi sebesar USD 475 juta dalam bentuk cobots di tahun 2021 mendatang.

Latest