Jakarta, Selular.ID – Generasi millennial ternyata masih tertarik untuk merayakan Hari Kasih Sayang atau Hari Valentine. Survei “Pola Perilaku Belanja untuk Valentine” yang baru-baru ini dilakukan ShopBack menemukan, sebanyak 5 4,9% responden mengaku akan membelikan hadiah untuk pasangannya untuk Hari Valentine. Uniknya 54,1% responden perempuan yang bersemangat untuk memberikan sesuatu kepada pasangannya di hari kasih sayang tersebut.

Survei yang dilakukan secara online terhadap lebih dari 1100 responden dengan rentang usia 18-38 tahun di Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar ini, bertujuan untuk melihat pola perilaku belanja masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Valentine.

Indra Yonathan, Co-Founder dan Country Head of ShopBack Indonesia mengatakan pola perilaku belanja masyarakat Indonesia pada saat merayakan hari-hari spesial seperti Valentine memang mulai bergeser dari offline ke online.

“Berdasarkan survei yang kami lakukan, sebelum e-commerce marak di Indonesia, sebanyak 74.1% responden biasanya membeli hadiah untuk Valentine di toko offline, dan 25,6% selalu membeli hadiah Valentine di toko online,” kata Yonathan, dalam siaran resmi yang diterima Selular.ID (12/2/2018).

Yonathan menambahkan, dengan maraknya e-commerce serta didukung dengan infrastruktur yang memadai, masyarakat sudah mulai beralih membeli hadiah untuk Valentine secara online.

“Bahkan, sebanyak 47,7% responden mengaku dengan adanya toko online (e-commerce) mereka semakin sering membeli barang untuk hadiah Valentine. Angka itu naik hampir dua kali lipat dari sebelumnya. Adapun barang-barang yang paling banyak dibeli secara online adalah cokelat (45.8%), voucher makanan di restoran mewah (32.5%) dan boneka (19,9%),” tambah Yonathan.

Baca Juga:  Transaksi E-Commerce Naik 25 Persen Saat Piala Dunia 2018

Selain data di atas, berikut beberapa temuan menarik dari hasil Survei Pola Perilaku Belanja Untuk Valentine, yang dihimpun oleh ShopBack Indonesia:

1. Cokelat Masih Jadi Favorit
Tidak dapat dipungkiri Hari Valentine masih identik dengan cokelat. Berdasarkan survei ShopBack, lebih dari setengah responden (50.4%) mengaku lebih menyukai cokelat sebagai hadiah valentine di tahun ini. Selain cokelat, generasi milennial Indonesia juga menyukai hadiah berupa makan ditempat romantis (33.2%), cincin berlian (23,6%), boneka ( 17,1%), sekuntum bunga (15,2%) dan kosmetik ( 13,9%).

2. Perempuan Lebih Memilih Hadiah Lain Ketimbang Bunga
Siapa yang mengira, ternyata perempuan tidak suka diberikan bunga saat hari valentine oleh pasangannya. Berdasarkan survei ShopBack, hanya 5,1% responden perempuan yang menginginkan sekuntum bunga dengan surat cinta sebagai hadiah Valentine. Mereka lebih memilih mendapatkan cokelat, cincin berlian dan m akan di restoran mewah. Sementara itu, 10,3% responden pria ternyata yang lebih suka mendapat hadiah sekuntum bunga dengan surat cinta dari pasangannya, dua kali lebih banyak ketimbang perempuan.

3. Sudah Mulai Membeli Hadiah Seminggu Sebelum Hari Valentine
Generasi zaman sekarang sudah mulai mempersiapkan hadiah seminggu sebelum Hari Valentine. Berdasarkan survei ini, 4 5.2% responden sudah mulai membeli kado dari 4-7 hari sebelum hari Valentine, 21.3% tiga hari sebelum, dan 18,3% untuk sehari sebelum.

Baca Juga:  Transaksi E-Commerce Naik 25 Persen Saat Piala Dunia 2018

Sementara itu, data yang dihimpun ShopBack melalui Google Trends, pencarian kata Kado dan Hadiah Valentine mulai menanjak naik pada akhir bulan Januari lalu. Hal ini menandakan bahwa masyarakat Indonesia bersemangat untuk merayakan Valentine tahun ini dengan orang terkasih.

Jika dibandingkan dengan responden pria, ternyata responden perempuan lebih mempersiapkan secara matang hadiah yang akan mereka berikan kepada pasangannya. Responden perempuan cenderung mempersiapkan hadiah Valentine seminggu sebelum, sedangkan responden pria lebih banyak membeli pada tiga hari bahkan sehari sebelum hari Valentine.

4. Belanja Online untuk Beli Hadiah
Selain untuk membeli kebutuhan personal, ternyata masyarakat Indonesia juga memanfaatkan platform belanja online untuk membeli hadiah. Setidaknya 4 6,4% responden pernah membeli barang untuk dijadikan hadiah hingga lima kali di platform e-commerce, dan 2 7,6% bahkan melakukan transaksi pembelian 5-10 kali, dan 6,9% sebanyak 15-20 kali.

5. Promo dan Diskon Alasan Utama Belanja Online
Promo serta diskon yang diberikan platform e-commerce masih menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja online. Terbukti setengah dari responden (50,1%) mengaku Promo dan Diskon menjadi pertimbangan utama mereka dalam membeli hadiah valentine di platform e-commerce. Selain promo dan diskon, harga serta kemudahan bertransaksi juga menjadi pertimbangan mereka.

Baca Juga:  Transaksi E-Commerce Naik 25 Persen Saat Piala Dunia 2018

6. Rata-rata Masyarakat Indonesia Rela Menghabiskan Hampir Setengah Juta untuk Hadiah Valentine
Survei ini juga melihat berapa rata-rata nominal yang dihabiskan masyarakat Indonesia untuk merayakan hari Valentine. Dari survei ditemukan bahwa rata-rata keseluruhan responden menghabiskan Rp 456.000 untuk membeli hadiah Valentine. Bahkan rata-rata dari responden akan menyisihkan 15% dari penghasilan mereka untuk merayakan hari Valentine bersama orang tersayang.

7. 3 Hal yang Selalu Diperhatikan Masyarakat Sebelum Memutuskan Berbelanja di Toko Online

Berdasarkan hasil survei tiga hal ini yang dilakukan masyarakat sebelum memutuskan berbelanja online, yakni:
– Membandingkan harga di setiap e-commerce
– Mencari promo dan diskon yang paling besar
– Review produk yang bagus

Baca juga: Penjualan Cokelat dan Bunga di E-commerce Naik Drastis

“ShopBack mendukung masyarakat untuk berbelanja online dengan cermat, hemat dan bijak. Di ShopBack kami memberikan kemudahan kepada pengguna untuk menemukan promo dan deals yang terbaik dari setiap mitra e-commerce. Ditambah lagi kami memberikan cashback dari setiap transaksi yang terjadi, sehingga masyarakat dapat berbelanja sekaligus berhemat,” ujar Indra Yonathan.