Wednesday, October 16, 2019
Home News TKDN Smartphone 4G Ditingkatkan Jadi 35 Persen

TKDN Smartphone 4G Ditingkatkan Jadi 35 Persen

-

Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Vivo Perluas Pabrik di CikupaJakarta, Selular.ID – Untuk mendorong tumbuhnya industri dalam negeri, pemerintah telah menetapkan kewajiban pemenuhan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk smartphone berteknologi 4G yang edar di pasar Indonesia. Kementerian Perindustrian pun akan meningkatkan jumlah TKDN tersebut menjadi 35 persen pada tahun 2018 ini.

Harjanto, Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin kepada Selular manyampaikan, dalam roadmapnya, TKDN setiap tahun akan naik. Hal ini untuk mendorong tumbuhnya industri pendukung/komponen di dalam negeri.

Beberapa komponen lebih lanjut disampaikan Harjanto sudah tumbuh dan berkembang dan telah mendukung target TKDN 30% pada tahun 2017, seperti earphone, cable, adapter, baterai, dan lain-lain. Diharapkan pada tahun 2018 industri pendukung lainnya akan tumbuh dan berkembang seperti PCB Assembly (Surface Mount Technology) dan gift box, sehingga akan meningkatkan TKDN menjadi 40%.

“Namun, kami ingin target TKDN 40% pada tahun 2018, akan kita evaluasi lagi, apakah secara bertahap, dimulai dari 35% menjadi 40% pada tahun berikutnya,” jelas Harjanto.

Menanggapi rencana ditngkatkannya jumlah TKDN yang harus dipenuhi oleh vendor smartphone, Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan menyampaikan pihaknya harus ikut aturan pemerintah dalam hal ini.

Hanya saja diharapkan Tjandra, seiring dengan kenaikan TKDN, pengusaha juga minta dukungan industri pendukung di lokal, agar sumber komponen bisa dipangkas karena diambil dari dalam negeri.

“Kalau di lokal ada industri pendukung, seperti komponen bateri, layar, casing, dan lain-lai., kita bisa pesannya di lokal saja. Tentu dengan harga yg bersaing ya,” harap Tjandra.

Seperti diketahui, Kemenperin telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian No.65/2016 yang mengatur tatacara perhitungan TKDN produk telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet.

Latest