MyKronoz Rilis Smartwatch Hybrid ZeTime

mykronoz_zetime_petite
Jakarta, Selular.ID – Jam tangan hybrid (analog dan smartwatch) ZeTime segera dijual secara global. Smartwatch hybrid pertama di dunia itu diperkenalkan hari ini (8/1/2018) di Las Vegas.

Setelah mengumpulkan modal lebih dari USD6 juta atau setara dengan Rp80 miliar di situs Kickstarter dan Indiegogo tahun lalu, MyKronoz, perusahaan Swiss di balik kampanye penggalangan dana itu, secara resmi memperkenalkan smartwatch ZeTime di CES 2018.

ZeTime akan hadir dalam dua bentuk, Petite (39mm) dan Regular (44mm), dan akan mulai dijual secara global segera dengan harga mulai USD199 atau sekitar Rp2,7 juta.

MyKronoz juga akan meluncurkan tiga koleksi yang terdiri dari berbagai macam finishing dan band jam tangan ZeTime.

Yang membuat ZeTime spesial adalah perangkat merupakan jam tangan pertama di dunia yang menaruh jarum jam mekanis yang berputar di atas layar sentuh berwarna.

Pada dasarnya, ZeTime adalah perangkat yang bisa dikenakan dengan desain jam tangan klasik dan fitur canggih smartwatch.

Selain itu, smartwatch hibrida mencakup teknologi “Smart Movement” milik MyKronoz, yang memungkinkan fungsi jam tangan ZeTime (fitur utama jam tangan, untuk memberi tahu waktu) untuk terus berjalan hingga 30 hari dalam sekali charge.

MyKronoz-ZeTime

Di lembar spesifikasi, model ZeTime Reguler memiliki layar 1.22 inci dengan resolusi 240×240 piksel, sedangkan varian sport Petite memiliki layar 1.05 inci dengan resolusi yang sama.

Selain itu, jam tangan dikemas dengan baterai 200 mAh, sedangkan yang lebih kecil disokong baterai 180 mAh.

Berbicara tentang baterai, MyKronoz mengklaim smartwatch hibrida ini menawarkan masa pakai baterai hingga 30 hari (mode analog) atau hingga 3 hari (mode smartwatch).

ZeTime memiliki accelerometer 3 sumbu, sensor detak jantung optik, dan dukungan Bluetooth 4.2. Selain itu, ini kompatibel dengan smartphone yang menjalankan iOS 8 dan Android 5.0 atau lebih tinggi.