spot_img
BerandaDevicesWearable DevicesHeadset VR Oculus Go Buatan Xiaomi Usung Prosesor Lawas

Headset VR Oculus Go Buatan Xiaomi Usung Prosesor Lawas

-

Oculus-Go-Mi-VR-Standalone
Jakarta, Selular.ID – Pesaing utama headset VR Daydream milik Google adalah Oculus Go. Tahun lalu perusahaan milik Facebook itu telah mengumumkan headset VR Oculus Go yang tidak memerlukan koneksi ke smartphone atau PC untuk berfungsi.

Belum dijual, saat pengumuman, perangkat dijadwalkan dijual awal tahun ini dengan harga mulai $199 atau sekitar Rp2,7 juta.

Sekarang, di panggung CES 2018, perintis realitas virtual itu telah mengungkapkan detail yang lebih menarik tentang perangkat dan juga rencana pasarnya.

Anehnya, Oculus tidak membuat headset itu sendiri, melainkan menunjuk Xiaomi dan Qualcomm untuk membantunya mengubah perangkat menjadi kenyataan.

Oculus mengungkapkan akan ada dua headset Oculus Go. Tapi Anda hanya bisa membelinya satu, tergantung dari mana Anda berada.

Di luar China, semua negara yang dituju perusahaan hanya akan melihat satu merek, yaitu Oculus Go. Sementara di pasar domestik China, akan beredar eksklusif Mi VR standalone.

Keduanya dibuat oleh Xiaomi, dan keduanya akan memiliki spesifikasi yang sama.

Anehnya, di lembar spesifikasi tertera platform Snapdragon 821 yang menjadi prosesornya. Model itu bukan SoC terbaru dari Qualcomm dan agak aneh mengapa Xiaomi dan Oculus tidak memilih Snapdragon 835 untuk menyokong kinerja headset VR.

oculus-go-2

Selain prosesor, layar LCD 2K, dan lensa “generasi berikutnya”, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai Oculus Go.

Yang membuat Oculus Go/Mi VR Standalone agak unik adalah audio spasial terintegrasi yang dikembangkan oleh Oculus.

Jadi pengguna sebenarnya tidak butuh headphone atau speaker eksternal, sehingga mudah memasang dan melepas headset tanpa ketinggalan audionya. Tapi untuk penggunaan yang lebih private, perangkat tetap menyertakan jack headphone 3,5mm sebagai alternatif.

Mi-VR-Standalone-Controller

Mengenai software, belum rincian lebih spesifik tentang platformnya.

Baik Oculus Go dan Mi VR Standalone akan mendukung Oculus Store seperti yang ada di Samsung Gear VR.

Xiaomi juga akan mendorong Mi VR SDK and Store miliknya sendiri, hanya di China, untuk memenuhi apa yang menurut Xiaomi permintaan pengguna: pemutar video dan aplikasi sosial lokal.

Saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut soal tanggal peluncuran atau perubahan harga.

spot_img
spot_img

Artikel Terbaru