Friday, February 21, 2020
Home Insight Jakarta Top 10 Kota Paling Optimis untuk Digitalisasi Bisnis

Jakarta Top 10 Kota Paling Optimis untuk Digitalisasi Bisnis

-


Jakarta, Selular.ID – Jakarta merupakan kota kedelapan di dunia yang percaya lingkungan sebuah kota bisa mendukung bisnis untuk transformasi digital.

Hal itu terungkap dalam rilis hasil temuan sebuah proyek riset global oleh Economist Intelligence Unit (EIU)
yang diprakarsai oleh Telstra, perusahaan induk dari telkomtelstra, yang mengukur tingkat kepercayaan eksekutif bisnis di sejumlah kota di beberapa negara, serta sejauh mana kota tersebut dapat mendukung ambisi digital yang dimiliki oleh sektor bisnis.

Riset Connecting Commerce ini juga menunjukkan Barometer Kota Digital, yaitu peringkat dari 45 kota di
seluruh dunia berdasarkan 5 kategori kunci yang relevan dengan performa bisnis, yakni: inovasi dan
kewirausahaan; lingkungan finansial; sumber daya manusia (SDM) dan keterampilan; pengembangan
teknologi baru, dan infrastruktur TIK.

Charles Ross, Editorial Director Asia EIU, mengatakan bahwa riset ini mengungkap adanya tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap ekonomi dunia yang terus tumbuh, dan Jakarta adalah salah satu dari 10 besar kota di empat dari lima kategori penelitian.

Dari 10 kota teratas untuk tingkat kapabilitas keseluruhan, tujuh berasal dari negara berkembang di Asia termasuk Bangalore, Mumbai, New Delhi, Beijing, Manila, dan Shanghai. Sebaliknya, tingkat kapabilitas yang lebih rendah ditemukan di kota yang sudah maju seperti Hong Kong dan Tokyo.

“Agar transformasi digital dapat sukses, dibutuhkan dukungan eksternal yang kuat. Oleh karena itu, pelaku bisnis di Jakarta percaya pada kemampuan kotanya untuk mendukung potensi digital perusahaan mereka,” sebut Charles Ross.

Tingginya tingkat kepercayaan ini, kata Charles, didasari pertumbuhan ekosistem digital di Jakarta yang jelas terlihat, serta pemerintah yang mendukung pertumbuhan sektor bisnis dan serius dalam melakukan pembinaan kewirausahaan digital.

Menurutnya, dalam 10 tahun terakhir, Indonesia pada umumnya, dan Jakarta pada khususnya, melihat kemajuan pesat dalam perkembangan sektor bisnis digital.

“Hasil dari riset ini memperlihatkan pentingnya posisi Jakarta sebagai pusat dari ekosistem bisnis digital di
Indonesia, dan kita harus memanfaatkan posisi ini untuk mendorong agar Indonesia dapat mencapai targetnya
menjadi pusat ekonomi digital di dunia pada tahun 2020.” lanjut Charles Ross.

Walaupun Jakarta mempunyai performa yang baik diseluruh kategori, riset ini juga menemukan bahwa 36% dari eksekutif di Jakarta percaya bahwa supply tenaga kerja serta keterampilan pekerja adalah tantangan terberat di kota ini.

Temuan tambahan dari riset ini termasuk:

• Eksekutif di Jakarta merupakan kelompok yang paling memuji dukungan dari pemerintahnya, dengan 95% dari mereka percaya bahwa pemerintah akan memainkan peran yang lebih positif dalam
pengembangan ekosistem digital selama tiga tahun ke depan. Namun, lebih dari separuh juga berpikir bahwa saat ini sedang ada diskoneksi antara pemerintah nasional dan kota dalam hal memberikan
dukungan untuk melakukan inovasi.

• Keamanan digital (Digital Security) adalah keterampilan yang paling diinginkan oleh perusahaan, dengan 41% dari eksekutif yang ada di Jakarta menyatakan bahwa hal tersebut sebagai
keterampilan yang paling dibutuhkan untuk mendukung transformasi digital. Sebanyak 25% dari responden menganggap bahwa Change Management merupakan keterampilan paling penting nomor
dua.

• Ekosistem digital di Jakarta merupakan hal yang penting. Sementara 32% eksekutif yang berbasis di Jakarta percaya bahwa struktur tradisional seperti asosiasi bisnis adalah sumber bantuan yang berguna, komunitas informal, jaringan dan laboratorium inovasi juga sangat dihargai oleh bisnis
(disebutkan oleh sebanyak 24% partisipan).

“Terbukti bahwa program pembangunan yang berorientasi bisnis, yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 2015, telah memberikan hasil yang nyata dan progresif dalam hal evolusi digital di Indonesia dan di Jakarta,” lanjut Charles Ross.

Riset Connecting Commerce ini, termasuk Barometer Kota Digital, disusun berdasarkan hasil survey yang melibatkan 2.620 eksekutif di 45 kota di dunia, yang dilakukan pada bulan Juni dan Juli 2017.

Sebanyak 42% responden merupakan eksekutif perusahaan yang memegang jabatan tinggi (C-Level), dan sisanya merupakan eksekutif senior.

Latest