Guo Ping, Huawei's Deputy Chairman of the Board and Rotating CEOKuala Lumpur, Selular.ID – Lebih dari 200 pejabat pemerintah, pakar teknologi, ilmuwan, dan perwakilan dari perusahaan teknologi dari seluruh wilayah Asia Pasifik hari ini (9/11/2017) berkumpul dalam gelaran Huawei Asia-Pacific Innovation Day ketiga yang diselenggarakan di Kuala Lumpur. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan dan Industri Internasional Malaysia (MITI), Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), Dewan Bisnis Malaysia-China, dan Huawei Technologies.

Tahun ini Huawei Asia-Pacific Innovation Day fokus pada pengembangan ekonomi digital di wilayah APAC, dengan fokus khusus pada model transformasi digital untuk pasar negara berkembang, usaha kecil dan menengah, dan industri inti seperti layanan dan pariwisata. Pada acara tersebut, Huawei mengumumkan pembangunan OpenLab baru di Malaysia, yang akan menjadi platform terbuka, fleksibel, dan aman untuk inovasi bersama dengan mitra lokal. Huawei telah membangun OpenLabs serupa di Munich, Meksiko, Dubai, Singapura, dan China. Bersama-sama, lab ini mendukung kerjasama yang luas antara Huawei dan lebih dari 400 mitra solusi di seluruh dunia.

“Kita semua pernah mendengar tentang Hirarki Kebutuhan Maslow. Ketika sebuah negara bergerak secara digital, mereka mengalami evolusi kebutuhan yang sama, saya akan membagi hierarki ini menjadi empat lapisan. Yang pertama adalah infrastruktur TIK, yang merupakan fondasi ekonomi digital. Yang kedua adalah keamanan, baik untuk fisik dan digital. dunia Keamanan diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut Lapisan ketiga adalah mengembangkan lingkungan yang mendukung bagi industri untuk go digital Membangun fondasi perlindungan privasi yang kokoh, lapisan keempat dan tertinggi memungkinkan berbagi informasi yang lebih luas. Data lebih banyak akan membantu kota-kota dan nasional. pemerintah lebih baik mengelola proses digitalisasi, pada akhirnya mempromosikan kota-kota yang lebih aman dan negara-negara yang lebih cerdas,” jelas Guo Ping, CEO Rotating Huawei.

Lebih lanjut Guo menekankan bahwa inovasi teknologi dan ekosistem terbuka sangat penting bagi keberhasilan inisiatif digital di wilayah APAC.

“Kita perlu berkolaborasi lebih luas dan berbagi pandangan seputar ekosistem, termasuk antara industri dan universitas di seluruh dunia. Kerjasama yang erat antara industri dan akademisi akan membantu memastikan ekonomi digital yang berkembang. Seperti biasa, Huawei tetap berkomitmen untuk kawasan Asia Pasifik, dan akan terus bekerja sama dengan mitra kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan memastikan masa depan yang lebih baik untuk semua APAC,” imbuhnya.

Selama acara tersebut, Huawei menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan SME Corporation Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Pemerintah Negara Bagian Terengganu, dan CyberSecurity Malaysia, memperluas kerja sama di sejumlah domain, termasuk penelitian ilmiah, inovasi, bakat, kampus cerdas, dan keamanan cyber. Bersama-sama, mereka akan mempromosikan ekonomi digital yang berkembang dan memastikan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here